_Author_ Diani terbangun dari tidurnya, matanya menyipit menatap ranjang disampingnya. Tangannya meraba bantal tepat disisinya. Terasa masih dingin, menandakan sang pemilik belum menggunakannya. Yang artinya Adam belum pulang. Diliriknya jam yang menempel di dinding kamar, detakannya mengiramakan nada waktu dan penantian. Jarum pada jam besar itu menunjukan hampir jam sepuluh malam. Dan Adam belum pulang. Diani mengelus perlahan perutnya, keberadaan janinnya yang kian tumbuh disana seringkali membuatnya harus berkali-kali ke kamar mandi. Perempuan berambut sebahu itu turun dan menuju ke kamar mandi di dalam kamarnya. Saat selesai dan hendak kembali menaiki ranjangnya yang empuk Diani didera rasa haus. Membuatnya kembali melangkahkan kakinya ke dapur, meski sesungguhnya rasa malas meny

