Dengarkan Penjelasanku!

1177 Kata

Sita POV. Aku terbangun dengan mata panda yang besar dan mengganggu. Semalaman penuh aku tidak bisa tidur, baru saat hari menjelang pagi rasa kantuk menyerang habis-habisan. Tapi aku tetap harus bangun pagi untuk bekerja. Kalian tahu, rasanya seperti ada batu besar yang mengganjal di kepala. Berat dan pusing. Aku terkadang berpikir, kesalahan apa yang ku perbuat sampai tuhan menghukumku dengan cobaan bertubi-tubi dan datang silih berganti seperti ini? Aku kehilangan kekasih dan impian, kemudian kehilangan sahabat dan bermasalah dengan adikku sendiri. Ditambah dengan rumitnya sandiwara yang sudah terlanjur kujalani dengan Rama, dan pada akhirnya aku terjebak oleh perasaanku sendiri. Andai bisa aku ingin berlari sejauh mungkin dari kenyataan hidupku yang pahit dan tengah kujalani ini.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN