Sebuah janji.

1045 Kata

"maaf, Van...tapi semua gak seperti apa yang kamu pikirkan," isakku. Vani tersenyum kecut, "mata aku gak buta, aku tahu apa yang aku lihat kemarin, ta. Orang bodoh juga bisa tahu kalau ada sesuatu diantara kalian." "Vani, aku sayang sama kamu, kita bersahabat udah lama banget, Van. Aku gak akan nyakitin kamu. Kalaupun aku tanpa sengaja nyakitin kamu, aku minta maaf, aku gak bermaksud sama sekali," pintaku sambil meraih tangannya. "Kemarin, aku ke tempat Rama sengaja minta sama dia untuk jelasin semuanya ke kamu, aku gak mau kamu salah paham. Tapi pas aku sampai disana, kondisinya bener-bener lagi gak baik, bahkan dia gak bisa makan, van," jelasku. Vani menoleh sebentar menatapku. "Aku kasihan sama dia, Van. Dia seperti itu karena dihajar orang suruhan Adam, aku merasa bertanggung jawab

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN