Bab 117. Hadiah

1111 Kata

Pagi ini seperti yang sudah dikatakan oleh Amanda dia akan ikut dengan Bu Astri ke rumah Bude Tiwi tanpa takut sama sekali dengan Sunar. Amanda sudah mengibarkan bendera perang pada perempuan yang sudah membuatnya merasa kesal. Sayangnya saat Amanda tiba, Sunar belum tiba hingga membuatnya menurunkan niatnya untuk menghajar Sunar. Amanda kemudian diminta untuk membantu pemilihan gaun yang cocok untuk dikenakan oleh Tika. Saat matanya tertuju pada beberapa koleksi gaun yang dihadirkan, Amanda segera menggelengkan kepalanya. "Gaunnya pada jadul banget. Memangnya nggak ada koleksi gaun baru lagi apa?" Amanda memiringkan kepalanya ke samping menatap pada make up artis yang memang menyediakan gaun pengantin. "Ini pernikahan sekali seumur hidup, lho. Harusnya ada referensi gaun yang leb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN