Bab 118. Ulah Amanda

1038 Kata

Amanda menatap motornya dengan mata berbinar. Mungkin karena motornya masih baru maka diletakkan di dalam ruang tamu sehingga Amanda bisa puas menatapnya. "Ck, ck, ternyata bukan sepeda aja yang ada roda empatnya. Motor sekarang juga udah ada roda empatnya," ujar Siti penuh takjub. "Sekarang Mbak Amanda nggak usah takut lagi buat jatuh. Soalnya udah ada roda tiga di belakang yang menahannya," tambahnya menatap Amanda. "Ya iyalah, memang keren teknologi sekarang ini. Makanya itu tadi sore gue udah bisa jalan-jalan di jalanan depan buat coba motor baru ini dan memang enak. Kapan-kapan lo harus coba," ujar Amanda menatap Siti. "Tapi pakai motor lain jangan pakai motor gue. Bisa-bisa lo ngejamping lagi." "Yah, kirain Mbak Amanda mau bolehin aku buat bawa motor Mbak." Siti merenggut kecewa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN