6

1072 Kata
"eughh" "na, lo udh sadar? Lo mau apa?" tanya vio. Masih ingat dengan Vio kan? "Eh Abang, gimana keadaan markas? dan BTW gue dah Nggak sadar berapa hari?" tanya nana. "Makasih baik dan Lo nanya loh nggak sadar udah berapa hari? Woi lo tuh Nggak sadar Selama 2 bulan. Lo harus tahu kalau misalnya keluarga lo Dek kaya nggak ada jiwa di dalam tubuh mereka, karena mereka merasa sedih banget saat lo coma" jawab vio Nana yang mendengar jawaban vio pun terkejut. "hm.. Vio gw mau minta tolong sama lo" ucap nana dengan nada serius. "apa pun yang lo minta gw akan kabulin ia" jawab vio. "gw mau lo....." Skip hari kepulangan nana dari rumah sakit. "kamu gak tinggal sama kita ajah ia?" tanya bang viko. "bang... Ia janji. Kalau tugas ia suda selesai pasti ia akan kembali sama kalian. Jadi jangan khawatir ya" ucap nana dengan lebut dan senyuman manisnya. Semua yang melihat itupun terharu karena mereka bisa melihat senyum manis dari permata mereka. "aku nanti di anter sama bang vio kok. Jadi kalian gak usah anter aku" ucap nana. "oky, tapi janji ya jangan cape cape, jangan...." belum selesai rio berbicara sudah di potong oleh nana. "iyahh bawel banget sih kaya ibu ibu yang suka gosip" ledek nana. "eh kamu yah" rio pun langsung memeluk nana lalu mencium pipi, dahi, mata dan dan dagu nana. "ih io mainnya masa cium sihh" kesal nana. "bang lo berdua kalah ama io tuh" ledek vio. Viko dan ales yang melihat rio yang menyelonong menicium rio pun di dorong. Lalu mereka memeluk nana lalu mehujani nana dengan ciuman mereka. Yup dari kecil mereka selalu berebutan untuk mencium nana. Daddy, mommy, dan sahabat mereka pun turut senang melihat viko, ales, dan rio kembali tersenyum dan perhatian. Skippp Sesampai nana di mansion dia pun langsung kekamarnya dan menyusun rencananya. Flassback on "gw mau lu mencari seseorang yang wajah yang mirip gw kalau bisa udah diem jadi gue dan menyamar jadi gw di sekolah maupun di lingkungan keluarga gw. Karena gue akan masuk ke dalam peperangan itu. keputusan gue sudah bulat dan tidak ada yang bisa melarang. Karena jika gue tidak masuk ke peperangan itu gw juga akan mati di juga termasuk keluarga gw" pinta nana. "lo gila ya?! Gak gw gak mau ngejalanin rencana lo yang gila itu. Lo bisa mati berhadapan dengan mereka" jawab vio. "tapi kalau gw gak gini keluarga gw akan terancam. Walau bang viko, bang ales, io mafia. Mereka gak bisa melakukan apa yang gw lakukan" nana. "tapi gw gak mau kehilangan lo lagi. Biarin orang ajah yang gantiin lo di sana. Lo disini sama gw dan yang lain" mohon vio. "maaf bang gw gak bisa. Keputusan gw udh bulat. Tolong lo cover gw dan jangan pernab kasih tau siapapun, termasuk keluarga dan sahabat gw" perintah nana. Flassback off Hari selanjutnya Nana pun bersiap kemarkas untuk lebih mengasah kemampuannya walau yah kemampuannya sudah hebat. Vio pun sudah mengabari nana kalau dia sudah melaksanakan tugas nana untuk mencari orang yang akan menyamar menjadi nana. Nana pun berlatih hingga malam. Setelah itu dia pulang ke mansion nya lalu mandi. (BTW MASION YANG DI TINGGALIN NANA INI LETAKNYA DI SEBELAH MARKAS BRM SUPAYA NANA BISA LANGSUNG KE MARKAS KALAU ADA KEPENTINGAN) Victorio side on Hri ini gw ngerasa ada yang berbeda dengan ia. Gw merasa ada yang dia semvunyiin dan anehnya lagi dia gak mau disentuh bahkan selalu hindarin gw dan abang gw. Sahabat ia juga mengatakan hal yang sama. Gw khawatir kalau ada yang di sembunyin ia. Dan saat istirahat gw langsung menarik ia untuk meluruskan semuanya. Tapi saat gw memegang tangan ia, gw merasa asing. Dan gw rasa ada yang di sembunyikan ia. Dan gw yakin kalau ini adalah ia. Walau dia memiliki tanda lahir yang sama. Victorio side off Di pagi yang amat cerah ini seorang gadis masih di meja kerjanya karena masih mengurus tentang mafia dan perusahaanya. Yup.. Gadis itu adalah victoria. Hari ini nana akan ke london untuk membantai sebagian musuhnya. Tapi... Dreett dreeet "halo" ‘ia gw butuh lo di sekolah. Gw dapet kabar kalau black scorpio akan nyerang sekolah’ "APA!!! YA UDH GW KESANA AMANIN SEMUA KELUARGA GW DAN SEMUA SISWA. GW AKAN BAWA 50 ORANG UNTUK JAGA KALIAN" Tutt tutt Nana pun bergegas ke sekolah. Dia memakai baju kebesarannya dan segera menghubungi alea untuk bisa membantu keluarganya ke aula atas. Sampai nana disana sebagian anggota BRM sudah ada yang luka luka. Melihat itu, nana pun emosi karena menyerang tiba tiba. "AHAHHA MANA KETUA KALIAN YANG HEBAT ITU. KATANYA DIA MENJABAT MENJADI MAFIA TERKEJAM. TAPI MANA?? DIA TIDAK MUNCUL. APA DIA PENGECUT?!!" teriak ketua black scorpio itu. "WOI, KALAU MAU NYERANG ITU KASIH TAU DULU BARU LO NYERANG. GW BELOM SARAPAN JUGA" teriak nana dengan nada santai dan senyum smirk. Aura di sekolah itu pun menjadi tegang dan menyeramkan. Aula "loh itu bukanya nana?" tanya ales. "terus lo siapa?" tanya viko kepada nana palsu. Nana palsu pun langsung gemetar lalu segera keluar daru ruangan itu menuju tempat vio. "vio, gawat gw ketahuan" ucap nana palsu. " aishh ya udh lo pake topeng ini terus ikut bantauin nana" jawab vio dengan nada fruatasi. Karena dia tau abis ini dia akan di marahi abis abisan oleh nana. Nana pun menyerang ketua black scorpio dengan santai. Setelah ketua itu lemah nana mencari keluarganya. Tanpa sadar ketua itu menusuk lengan kirinya. Menurut nana itu sama sekali tidak sakit. Abang dan kembaran nana yang melihat nana terluka pun histeris lalu meminta untuk turun. Sayangnya mereka tidak biaa karena ruang itu sudah di atur oleh nana. Sehingga pintu itu tidak bisa rusak walau di dobrak atau di bom sekalipun. Vio yang ada di lapangan pun langsung memukul habis habisan ketua tersebut karena telah membuat nana terluka. Sret srett Plak plak Sret Cio pun menusuk dan menampar ketua black scorpio berkali kali hingga ketua tersebut mati. Begitupun anak buah yang lain. Ada yang di tembak, ada yang dikasih racun, ada yang di gebukin sampe gak berbentuk. Parah dah..... Anggota dan ketua black scorpio pun tumbang lalu di bawa BRM untuk ke markas. Rio pun turun dengan muka dinginnya lalu langsung memeluk kembarannya tersebut. Rio pun menggendong nana ke mobil untuk segera ke rumah sakit. jika rio sudah seperti itu tidak ada yang bisa menyelanya. Sekalipun itu abang atau nana. Viko dan ales pun menghubungi kedua orang tuanya. Lalu ke rumah sakit besama gengnya. Sahabat nana pun sama. Tanya vio kemana? Dia udh bareng rio.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN