Bab 42

2973 Kata

 "Selamat datang, Balaram Yamadipati ..." Yama menoleh. Ia melihat seorang pria dengan baju hitam, celana belel, rambutnya gondrong dan juga jaket kulit hitam yang disampirkan di pundak kanannya. Yama tersenyum miring. "Cepet bilang lu mau apa, Zis?" "Jangan buru - buru gitu dong, Yam," ujar Azis dengan tatapan yang mengintimidasi Yama. "Baru juga dateng, rokok dulu lah bentar," lanjutnya. Yama memutar bola matanya malas. "Gue gak ada waktu, sekarang bilang sama gue, lu mau apa?" Azis mengeluarkan sesuatu dari kantung celananya. Yama memperhatikannya dengan lekat dan ketika ia melihat barang yang dipegang oleh Azis saat itu juga jantung Yama seakan berhenti bekerja. Rahangnya mengeras dengan gigi - gigi yang saling bergesekan. Tangan lelaki itu pun mengepal kencang. "Lu gak akan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN