Bab 20

1306 Kata

Pagi ini, semua murid berkumpul di lapangan dekat pohon pinus. Mereka sudah memakai seragam olahraga dan berbaris rapi sesuai regunya masing - masing. Kicauan burung menamabh semangat para murid untuk melakukan aktivitas hari ini. Udara yang cukup dingin membuat banyak dari mereka yang memakai kardigan rajut yang cukup tebal untuk memperhangat tubuh mereka. Seperti Tiana salah satunya. Sedari tadi, wajah gadis itu terus tersenyum sambil sesekali merapatkan kardigan yang ia pakai karena mungkin dirinya merasa salah tingkah ditatap oleh seseorang dari depan. Ya, siapa lagi kalau bukan Yama. Setelah ia mengungkapkan perasaannya pada Yama, entah kenapa ia merasa lebih lega. Tidak ada lagi perasaan yang mengganjal di hatinya. Ya, walaupun ia harus menahan malu ketika mengungkapkannya, tapi i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN