Sesion 3 : 23. Serangan Pagi

1260 Kata

Royyan membuka kunci dengan pelan-pelan. Seringai jahil tergambar di bibirnya. Oke. 1 2 3. Ceklek. "Woi ...." Mata Royyan terbelalak melihat pemandangan di depannya. "Astaga! Aku gak percaya. Astaga! Kalian ... kalian ... tidur?" ucap Royyan lirih. Heh. Melorot sudah deh semangat menjahilinya. Royyan langsung keluar dari kamar Fiqa meninggalkan pasangan pengantin baru yang sedang tidur manis sambil berpelukan. "Apa-apain sih mereka, ini kan malam pertama mereka. Masa mereka tidur? Astaga! Mereka normal gak sih? Hadeh." Royyan masih menggerutu karena kejahilannya tidak bisa tersalurkan. "Kenapa Mas?" tanya Ayana. "Mereka tidur." "Apa? Hahaha. Panteslah tidur, habis tamunya dari tadi banyak banget. Masa jam sepuluh malem masih ada tamu. Belum lagi Mas Royyan yang ikut-ikutan jahil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN