Sesion 3 : 22. Ujung Penantian

1656 Kata

Menunggu itu perlu kesabaran. Menunggu itu sungguh membosankan. Menunggu itu butuh perjuangan dan pengorbanan. Itulah yang dialami oleh Fiqa dan Elang. Tujuh bulan lamanya mereka harus menunggu untuk mencapai kata halal. Rasanya nano nano pokoknya, ditambah lagi si biang resek Royyan yang selalu mengompori mereka dengan kemesraan bersama sang istri. Tambah merana kan jadinya. Sudah tahu menuju halal banyak ujian dan godaan malah digoda terus. Hadeh. Dasar Royyan. Ingin rasanya Elang dan Fiqa menimpuk kepala Royyan. Kalau perlu bawa dia ke kutub utara atau antartika biar jadi temennya Reihan. Eh ... kan emang kembaran Reihan yah? Halah. Ckcck. Untungnya baik Elang dan Fiqa memiliki mental baja, sabar dalam menunggu, saling percaya dan selalu giat berdoa. Lebih beruntung lagi mereka itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN