POV Author "Aya ... Roy ...," lirih Aditya. Dia merasa bersalah karena dirinya, kedua cucunya sedang dalam bahaya. Aditya ingat, saat Aya sedang ke toilet wanita itu menghampiri Aditya sambil menekankan pistol ke perutnya. Memintanya untuk ikut atau Ayana akan terluka. Sehingga mau tak mau Aditya mengikuti wanita itu menuju sebuah mobil. Sampai disana ia disekap dan dibawa jauh entah kemana. "Jangan lakukan apapun atau eyang kamu akan aku tembak. Hahaha." "Mau kamu apa Arfan. Lepaskan eyangku. Kalau kamu ada masalah denganku, jangan bawa-bawa Eyang," ucap Ayana penuh kemarahan. "Kamu. Masalahku adalah kamu. Aku mencintai kamu dari dulu tapi kamu malah mau dinikahkan sama Amir. Aku meminta opaku agar aku yang menikah denganmu. Tapi Amir yang manja itu merengek menyebalkan sekali. Aku k

