POV Ayana Malam ini, pertama kalinya aku merasakan kehangatan keluarga. Ada ayah, ibu, kakak dan adik. Sesuatu yang tak pernah aku rasakan sebelumnya. Aku tahu Fiqa punya kakak kembar. Dan aku tahu pula yang kutemui sejak tadi itu Royyan. Entah kenapa aku bisa membedakan kedua kakak Fiqa dari sorot matanya. Mereka berdua sama-sama ganteng hanya saja entah kenapa dari awal, aku selalu terpesona pada tatapan Mas Royyan. Tatapan matanya sangat lembut mirip mendiang papahku. Aku kehilangan kedua orang tuaku saat masih kecil. Katanya saat usiaku satu tahun. Mereka meninggal karena kecelakaan pesawat saat akan pergi ke Malaysia. Aku tak pernah tahu seperti apa wujud aslinya, hanya berupa lembaran foto yang tertangkap melalui retina mataku. Eyangku Aditya Pratama salah satu pengusaha tekst

