Saat ini Sisil dan Garda sudah berada di kantin dan duduk di bagku. Ke dua manusia itu sedang sibuk menyantap makanannya masing-masing dalam diam. Sesekali Garda melirik Sisil yang berada di sampingnya untuk memastikan gadis itu baik-baik saja. “Pak Garda mau nambah?” tanya Sisil saat gadis itu tidak sengaja menangkap basah Garda sedang menatapnya tanpa berkedip. Garda membuang pandangannya mencoba menormalkan kembali wajahnya yang sempat memerah karena malu. Pertanyaan Sisil hanya dijawab gelengan kepala oleh Garda. “Pak Garda mau ikut saya nggak?” tanya Sisil setelah makanan yang dipiringnya habis. Garda yang sedang melihat gawainya pun mendongak dan menatap gadis yang masih setia duduk di sampingnya. Lagi-lagi lelaki itu hanya menggeleng sebagai jawabannya. “Saya lihat dari pa

