6

1277 Kata

Sore hari pun telah tiba, tetapi Sisil tidak diperbolehkan pulang. Siapa lagi pelakunya kalau bukan Cleve. Lelaki itu mengundang Sisil untuk makan malam bersama dengan keluarganya. Karena Cleve sudah terlalu lelah selalu saja mendengar pertanyaan yang sama dari keluarganya terutama mama dan papanya. Mereka berdua sudah menginginkan menantu. “Sisil, saya sudah bilang sama orang tua kamu,” ucap Cleve mencoba memecah keheningan yang terjadi. Sisil yang sedang melamun pun terkejut saat mendengar suara bas dari lelaki itu. “Terima kasih kak udah mau minta izin sama papa.” Sisil melemparkan senyum termanisnya. “Saya yang mengajak kamu ke rumah, jadi saya wajib untuk meminta izin langsung sama orang tua kamu.” Ke duanya saling melemparkan senyumnya. Cleve terpana saat melihat senyum man

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN