WARNING! AWAS PANAS Pagi-pagi sekali Nean dan Zenna sudah berada di rumah sakit untuk melihat langsung kondisi Fatimah. Untunglah Gilang mempunyai beberapa bodyguard yang bisa diandalkan untuk menjaga wanita renta itu. “Assalamualaimu, umi.” Nean dan Zenna bercap bersamaan. Fatimah yang sedang terdiam itu tersentak kaget karena kedatangan Nean dan Zenna. Seharusnya hari ini Nean dan Zenna melaukan bulan madu, tetapi karena kondisi Fatimah sedang tidak baik-baik saja, maka sepasang pengantin baru itu sepakat untuk mengundur cara bulan madunya. “Umi, jangan terlalu banyak bergerak,” ucap Zenna mencegah Fatimah untuk bangun dari posisi tidurnya. Wanita renta itu tersenyum hangat. Rasa penyesalan ada di dalam dirinya semakin dalam. Karenanya lah semua rencana yang telah Nean susun rap

