Pagi ini sangat terasa berbeda sekali. Pasalnya hari yang telah dinati-nantikan itu telah tiba. Zenna sudah dirias sedemikian rupa cantik dengan balutan kebaya berwarna pitih dengan manik-manik yang begitu indah dan ditambah lagi riasannya yang sederhana membuat pesona kecantikan semakin terpancar jelas. Rona kebahagiaan sangat terlihat jelas membingkai wajahnya. Gadis itu tersenyum haru melihat pemandangan dirinya di pantulan cermin. Jantungnya berdegup begitu kencang saat mengingat sebentar lagi dia akan berubah status menjadi istri. Jika mengingat tentang Nean, hatinya begitu resah, pasalnya sedari kemarin lelaki itu tidak memberinya kabar sama sekali. Gadis itu takut jika akan terjadi apa-apa dengan calon suaminya. Suara pintu berderit membuat lamunannya terbuyarkan. Dari pantulan

