Pov : GAZA Keputusan menikah untuk kali kedua bukanlah perkara mudah. Namun aku harus melakukannya demi kebahagiaan bersama. Kejadian demi kejadian akhir-akhir ini membuatku sadar bahwa aku memang harus melupakan Rania. Cara paling ampuh untuk bisa melupakan seseorang adalah kita mendapatkan penggantinya. Itulah yang kupegang kuat saat menikahi Aisyah. Dia yang kuyakin baik, penyayang, pintar dan berwawasan. Tak kalah dengan Rania, tapi sayangnya aku memang belum mencintainya. Namun jika dia yakin dengan istikharahnya, aku pun yakin kelak dia mampu membuatku jatuh cinta. Semua tak mudah. Butuh waktu agar aku bisa mencintainya dengan ikhlas, ga pa paksaan dari siapa pun juga. Aku juga butuh kesabarannya untuk meyakinkanku bahwa dia memang tulus akan cintanya. |Za, gimana kabar kamu

