Dua Bayi

1349 Kata

Bude Sri duduk di hadapan sang dokter, raut cemas tak bisa ia sembunyikan. Jantungnya berdebar menunggu penjelasan tentang hasil pemeriksaan darah Ayu. “Bu, ini hasil pemeriksaan darah sudah keluar,” ucap dokter dengan nada hati-hati. “Namun, kami masih harus memastikan lagi.” “Memastikan apa, Dok?” tanya Bude Sri, suaranya tercekat karena khawatir. Dokter itu mencondongkan tubuhnya sedikit, suaranya merendah. “Apa ada riwayat penyakit serius dari keluarga Ibu? Misalnya, kanker?” Seakan disambar petir, Bude Sri sontak terkejut. Ia refleks menutup mulut dengan kedua tangannya. Air matanya langsung berderai. “Apa mungkin Ayu …?” Bude Sri bertanya panik, nafasnya tersengal. “Dokter, ibu kandung Ayu meninggal karena kanker darah. Apa ini ada hubungannya dengan Ayu?” “Kami belum bisa mena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN