"Itu impian setiap orang. Mau masuk surga." Atiya melengos ke sisi taman samping gazebo yang ditumbuhi rumput gajah. Rumputnya belum merata karena seperti baru ditanam. Bunga Bougenville, pakis Bali, berpadu apik dengan bunga Lantana kombinasi warna merah, pink, orange, kuning. Memberi kesan indah kantor marketing bertembok putih polos itu. Meski polos, model bangunannya tetaplah futuristik. "Yasudah. Catat aja. Itu impian saya," jawab Ibrahim santai. "Menikah?" ceplos Atiya. Biasalah! Pertanyaan gadis muda usia dua puluhan, yang sedang galau-galaunya mencari pasangan hidup. Ini Atiya sudah tak perlu mencari. Tinggal menaklukannya. Dan, duh! Susahnya minta ampun. Bahaya juga jika ia mengejar hingga kepala 3 namun tak kunjung dapat. Bisa jadi perawan tua lama-lama. Lagi, si Kutub Sela

