KTA'S 103 - Fall Asleep

1208 Kata

Dengan berat ia membuka sepasang kelopak matanya perlahan. Napasnya mengembus lekas. Pendek. Bersamaan sesak yang kian terasa menusuk-nusuk d**a. Sekali lagi ia mendesah berat dengan napas yang terembus ke dalam selongsong tabung dan bertukar oksigen. Namun ujung netranya menangkap sesosok yang muncul dari balik dua bilah daun pintu yang lekas kembali tertutup. Ah, apakah itu malaikat maut yang telah siap menjemputnya untuk lekas pulang? Siapakah sosok itu? Sementara ia semakin bertanya-tanya dengan sosok yang kini tengah melangkahkan sepasang kakinya mendekat dengan kedua manik yang menatap buram. Pandangannya kembali lagi pada atap putih yang seakan siap memberi jalan saat malaikat maut itu menarik nyawanya pulang. Sepasang kaki yang melangkah itu berhenti tepat di sampingnya bersamaa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN