Bahkan ia ingin lekas bersumpah pada Tuhan atas nama dewi malam yang memancarkan cahayanya dengan redup, sementara kendaraan roda empatnya melaju lekas membelah jalanan senyap yang merentang panjang. Ia semakin menekan tuas gas yang kian lekas melesatkan laju kemudinya. Hingga bunyi decit rem memecahkan keheningan malam tatkala ia sampai pada sebuah pelataran luas dengan sumah megah berdiri kokoh di hadapannya. Andi turun dari mobilnya lantas mengayunkan sepasang kakinya menaiki undakan yang memberi kesan angkuh namun anggun pada rumah besar tersebut. Dan tangannya terayun mengetuk pintu cokelat muda di hadapannya. Namun ada dering yang menghentikan ayunan tangannya tepat diketukan pintu yang kedua. Ia merunduk menjejalkan tangannya ke dalam saku celana lantas meraih benda pipih yang ter

