KTA'S 100 - Warm

2060 Kata

"Fan." Perempuan yang kini tampak merubah penampilan gaya rambutnya mengalihkan sepasang netranya dari majalah dinding di depannya ke arah kanan. Menatap sesosok berpakaian kasual dengan kedua kaki dibungkus sepatu converse busuk yang baru saja muncul dari belokan tangga dan tengah melangkah menghampirinya. "Maaf, tadi ada wejangan dari Pak Samir. Saya juga harus rapat dulu sama anak-anak AJI yang menjadi delegasi buat ke Rusia," jelas Nanta begitu langkahnya sampai tepat di sisi Tiffany. Perempuan itu mengangguk. "Gue bisa balik sendiri, kok," katanya kemudian disertai seulas senyum yang terpatri di sepasang bibir mungilnya. Nanta lekas menggelengkan kepala. "Nggak. Saya antar kamu pulang," tegasnya yang lantas menggamit jemari Tiffany dan menggenggamnya erat. Sementara perempuan yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN