bag 9 pertengkaran

1300 Kata
Mereka pun makan siang dengan bahagia,sesekali papa bara meledek bara yang membuat semua tertawa, nayla sangat beruntung bertemu keluarga bara yang juga sangat menyayangi nya. Sore hari nya "mah pah kita pamit bara dan nayla hendak pulang. "oh ya nay,,besok kamu sibuk gak "besok minggu ma,jadi nayla gak sibuk juga "bara kamu juga gak ke kantor kan "gak ma,emang kenapa "besok temanin mama belanja bulanan sekalian kita makan siang di luar, "baik mah,,kalau begitu kita pulang dulu Nayla menyalami kedua tangan calon mertua nya itu,begitu juga bara. mereka pulang tapi tidak langsung pulang karena nayla hendak nganterin barang pesanan pelanggan nya,serta minta arisan juga sama pelanggan nya, bara dengan sabar nemenin nayla sampai selesai. Karena udah malam juga mereka pun makan malam dulu di luar. *** Pagi hari nya Ddddrr dddrt "halo "halo nay,masih hidup lo suara sila terdengar dari sebrang telepon "masih kok sil "ya ampun lo baru bangun,lo liat sekarang jam berapa,lo begadang semalam "gak kok,,cuman capek aja,,lo kan tau kerjaan aku "lo sekarang sering menghilang ya,di telfon sering gak angkat,,sila sedih "sila kemarin hp aku ketinggalan di kos,aku mendadak pulang ibu ku masuk rumah sakit "ya ampun nay,,maaf ya,sekarang ibu lo gak kenapa napa kan,lu sekarang ada dimana,,?? "aku sekarang udah di kos,,baru 2 hari aku nyampe jakarta,nayla melihat jam di kamar nya,,udah nunjukin pukul sembilan ya ampun sil kok lu gak bilang sih hari udah siang gini "tadi kan udah gue bilang,,lu nya aja yang masih terlena dalam tidur lo "udah dulu ya sil,aku mau siap siap dulu nya,,aku ada janji soal nya "ya udah bye Nayla segera beranjak dari tempat tidur nya untuk mandi dan siap siap karena udah janji sama mama mertua nya. Jam sepuluh bara datang menjemput nayla "ya allah belum sempat sarapan lagi "pagi sayang,seperti kebiasaan bara yang terus mencium kening nayla kalau udah ketemu,,kamu kok lesu "sayang aku belum sarapan,,nayla manja Bara mengerutkan kening nya,, "lo udah jam segini kok belum sarapan Bara menghentikan mobil nya "kamu tunggu disini bentar ya Bara kembali dengan membawa kantong plastik yang berisi banyak makanan. "nih kamu makan,,utamakan makan roti perintah bara "makasih sayang,,dengan senang nya sambil mencium pipi bara "kamu udah semakin berani ya,jangan mancing aku deh sayang gumam bara Nayla hanya tersenyum sambil menyantap makanan yang di beli bara. "kita sampai,hendak mau keluar bara menarik tangan nayla dan melumat lembut bibir nayla,emmmt,makanya jangan mancing mancing aku goda bara. "ya udah ayo keluar,,atau mau aku cipok lagi Nayla menggeleng dan berlari keluar. "hayyy mantu mama udah datang,nayla mencium tangan mama mertua nya itu "heem seperti nya aku emang anak yang terlupakan,sindir bara,mama memukul lengan bara, "pa ayo pa,bara sama nayla udah datang. Mereka pergi menggunakan mobil papa bara.nayla dan bara duduk di belakang. Di mall nayla dan mama bara sibuk milih barang belanjaan sedang kan bara dan papa nya ngekor di belakang. Belanja bulanan udah siap mereka hendak jalan jalan di toko pakaian sekalian mana ada yang cocok kan, langsung beli "hayy jeng,mama menoleh "eh iya,jeng nita ternyata "eh jeng sama siapa,sambil nunjuk nayla "oh ini nayla,,mantu saya,,nayla pun menyalami teman calon mertua nya itu, dengan pipi yang udah merona tentunya. karena dina bilang mantu saya. "cantik ya mantu nya,,bara akhir nya kamu bisa membawakan mantu buat mama kamu,sambil meledek bara. "iya tante kebetulan udah nemu yang cocok juga. "eh ini mantu jeng udah hamil ya,dina memegang perut mantu teman nya itu "iya,,ni kita mau cari perlengkapan bayi nya. "oh ya nay,coba kamu pegang deh "nayla tidak punya pilihan selain memegang perut wanita muda itu, semoga debay nya sehat ucap nayla. "makasih jawab wanita sambil tersenyum "dan semoga aja bisa cepat nular ke kamu ya,,tambah mama nya Sontak nayla melihat ke arah mama dan bara dengan muka yang udah memerah. Mereka akhir nya melanjut kan dengan makan siang bersama. "nay kamu kapan mulai kuliah nya "satu minggu lagi ma,jawab nayla Dari jauh ternyata ada orang yang telah memperhatikan mereka dengan wajah sinis nya merasa tidak senang karena melihat bara menjatuhkan pilihan hatinya kepada nayla siapa lagi kalau bukan nata. *** Nayla sangat bahagia ditambah mama mertua nya sangat tulus menyayanginya nayla merasa sangat beruntung. "oh ya ma aku ke toilet bentar, "hayy,nata mengikuti nayla ke toilet "kamu ngapain disini "ya ampun,ini tempat umum kali semua orang juga bisa kesini Nayla hendak keluar,tapi tangan nya di tahan nata. "kamu jangan senang dulu mentang mentang sekarang keluarga bara nerima kamu,jangan pikir bara hanya fokus sama kamu seorang. "maksud kamu apa ya ""hahah ternyata kamu belum tau ya, bara itu udah biasa nidurin semua cewek "Nayla menatap nata datar "bahkan saat kamu gak ada dia biasa tidur dengan aku.dengan bangga nya nata bilang ke nayla,kalau kamu gak percaya kamu tanya aja langsung sama dia apa yang telah kami lakuin di kantor.dan satu lagi dia itu belum sepenuh nya ngelupain seseorang yang sangat penting dalam hidup nya,mungkin saja saat orang itu kembali dia akan melepaskan kamu dengan gampang nya. Nayla sedikit berlari apa yang di katakan nata membuat nya sangat marah,,tapi dalam hati nya dia tidak boleh langsung percaya.nayla kembali ke meja dengan exspresi yang biasa karena dia gak mau mama sama papa bara melihat perubahan nya. Saat pulang dari rumah mama bara nayla hanya diam sepanjang perjalanan dengan perkataan nata yang yang masih terngiang jelas di kepalanya. "sayang kamu kenapa,bara bingung tiba tiba aja nayla berubah,bara menghentikan mobil nya "kenapa berhenti,,nayla dingin "kamu kenapa,kenapa berubah gini "sayang aku mau langsung pulang aja "kamu kenapa dulu,bara menatap nayla lekat "sayang aku mau pulang dulu,nayla mulai kesal dengan bara. "baik lah kita pulang ke rumah aku "gak,aku pulang ke kosan tadi udah janji juga sama sila dan dona,nayla bohong "aku gak peduli "kak,kakak kenapa sih egois gini "kamu yang egois tiba tiba aku di diamkan gini,bara sedikit marah "nayla menangis karena tiba tiba aja bara marah, "sayang please maaf kan aku,aku tak sengaja "kakak jahat,saat aku tak ada kakak main sama nata sekretasis kakak itu "bara terdiam sejenak "kenapa kamu bisa bilang begitu sih nay,aku gak ngerti "sekarang aku nanya sama kamu,aku gak di jakarta kamu ngapain sama Nata. Bara hanya terdiam,sambil berpikir kenapa nayla bisa membahas itu lagi. "ada insiden kecil kemaren sayang dan aku gak sengaja karena aku panik kamu gak kasih kabar aku. "insiden kecil kak,inseden seperti apa maksud kakak,insiden kakak berciuman dan menyentuh tubuh nya,oh jadi itu insiden kecil bagi kakak. "sayang aku menyesal,aku gak sampai melakukan yang parah kok, "nayla kecewa sama kakak,sambil menyeka air mata di pipi nya "sayang please kamu jangan nangis. aku minta maaf,aku akan lakuin apa aja asal kamu mau maafin aku. "aku mau pulang "tapi sayang "antarin aku pulang atau aku turun di sini sekarang. Bara melajukan mobil nya pelan. nayla hanya diam memikirkan kenapa kebahagiaan itu sebentar aja,kenapa dia kembali merasakan sakit.ya allah kenapa kisah aku begitu rumit,apa karena aku orang miskin,bathin nayla. "nay,,bara membuyarkan lamunan nayla. "sayang kasih aku kesempatan ya.nay Bara memegang tangan nayla tapi nayla melepas kan begitu saja. "kakak pikir semua wanita mainan yang bisa kakak sentuh se enak kakak. "sayang dulu aku emang seperti itu. karena ada hal yang membuat aku trauma.tapi setelah kenal kamu aku udah ngelupain masa lalu aku.aku mohon kamu ngerti ya,nay please aku sayang sama kamu. Nayla hanya diam,dia tidak tau lagi harus bicara apa,,di satu sisi lain nayla sangat marah pada bara di sisi lain nayla penasaran hal apa yang membuat nya begitu trauma. Mobil bara berhenti di depan kosan nayla, "untuk sementara kakak gak usah nemuin aku dulu,aku masih butuh waktu untuk berpikir,dan sebaik nya sebelum kakak belum benar benar berubah kakak gak usah nemuin aku.dan satu lagi selesaikan urusan kakak sama sekretaris kakak yang genit itu baru nemuin aku. aku gak mau kecewa lagi,kalau kakak mau mundur silahkan karena aku sadar diri.untuk sementara aku pengen sendiri dulu.nayla mengatakan itu dengan air mata yang jatuh tak tertahan kan. Bara hanya menatap nayla keluar dengan wajah sedih. bersambung
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN