bag 10 rindu sangat menyiksa

1300 Kata
Nay lirih bara,bara hanya bisa memperhatikan nayla sampai nayla masuk ke kosan nya. "aku akan buktikan kalau aku gak akan ngecewain kamu,aku sayang kamu nay,,bara bicara sendiri nya,dan bara pun melajukan mobil nya untuk kembali ke rumah nya. Nayla hanya bisa menangis di dalam kamar nya, "aku sayang kamu kak,,kenapa aku malah dengar hal tidak ingin ku dengar sekarang.nayla tertidur karena mata nya terasa lelah. Bara pun mengurung diri di kamar setelah mengantarkan nayla,dia merasa marah dan juga sedih karena dia nayla menangis. *** seminggu sudah nayla menghindari bara,nayla pun mematikan ponsel nya karena bara terus menghubungi nya. untuk menghilangi beban pikiran nya Nayla memperketat jadwal kerja nya. Sebenarnya nayla juga sangat merindukan bara,,bara selalu bersikap baik padanya,nayla rindu dengan perhatian bara,nayla ingin sekali bertemu bara,,tapi dia merasa sakit hati saat mengingat ucapan nata. Sedangkan bara terus mencoba menemui nayla,tapi tidak pernah bisa. bara merasa frustasi mama nya pun bingung dengan perubahan sikap bara. Pulang kuliah nayla mengantarkan pelanggan nya yang biasa,sebenarnya nayla enggan karena lokasi nya ada di hotel bara,nayla takut bertemu bara. nayla merasa grogi saat melihat hotel yang megah itu. "halo mbak ni aku udah di luar "bisa antar ke lobi kan nay,aku gak bisa keluar masalah nya. "baik lah mbak,dengan langkah kaki berat nayla melangkah masuk,menoleh kanan dan kiri supaya tidak ketahuan bara,padahal sih ya bertemu pun nayla ingin sekali meluk bara. "ini mbak,ok makasih ya nay Nayla melangkah keluar dan tampa sengaja mendengar obrolan satpam dan karyawan wanita disana. "jadi mbak nata beneran di pecat ya mbak,, "iya pak,kabar kabar nya sih dia mau ngerusak hubungan pak bara sama pacar nya, "ya elah emang seharus nya dia di pecat,lihat tuh pakaian aja emang sengaja di pakai hanya untuk menggoda pak bara aja,tapi untung nya pak bara gak masuk ke dalam permainan nya lebih jauh lagi.jawab karyawan yang lain. "pak bara seperti nya sayang kali sama pacar nya.yang lain nya hanya mengangguk. Nayla mendengarkan itu merasa bersalah kepada bara, "ya allah apa aku terlalu keras menghukum bara,nayla bingung dia harus ngapain.saat nayla melamun "nayla Nayla kaget ada mama bara di depan nya,, "jadi ini benaran kamu toh,,mama pikir tadi mama salah orang,, "iya ma,,sambil menyalami tangan mama bara. "kamu udah ketemu bara, "mmm belum ma,nayla tadi hanya ngantarin pesanan pelanggan nayla aja. mungkin ketemu nya nanti deh ma, soalnya masih bnyak yang belum nayla antar. "ooh ya udah kalau begitu mama masuk dulu,lalu memeluk calon mantu nya itu. "iya mah,,dah ma Dina dengan langkah anggun nya masuk ke ruangan bara. "mama..... "iya kamu kaget mama datang "nggak kok "tadi mama lihat nayla di luar "apa ma,nayla,,bara langsung berdiri dan berlari keluar "loh bar kamu kenapa,,mama bingung Tampa menghirau kan pandangan karyawan nya bara berlari ke luar mengejar nayla,,tapi nayla udah gak ada disana. "nay lirih bara dan masuk lagi ke ruangan nya. "kamu kenapa bar,ada apa sebenarnya Bara pun menceritakan semua nya kepada mama nya. "bar kalau kamu merasa nayla orang yang tepat untuk kamu,,kamu harus kejar dia lagi,,kamu harus semangat jangan jadi lembek kayak gini.bara yang mama kenal gak seperti ini lo, menggoda anak nya itu. Bara merasa semangat karena mama nya. "iya mah,mama tenang aja sebentar lagi akan bara buat nayla menjadi mantu sah mama. Mama hanya senyum campur sedih juga lihat anak nya itu. ** Ke esok kan hari nya saat jam makan siang nayla duduk di kantin bersama sila dan dona dan di temani satu magkok bakso masing masing mereka. "wah ini orang apa malaikat ya,sila tak henti hentinya melihat seorang pria yang berjalan ke arah meja mereka, semua wanita di kampus pun di buat nya tak bisa mengedip. "apa an sih sil,lu kayak lihat hantu aja "yang ini bukan hantu nay tapi malaikat,lihat deh dia melangkah ke arah kita Nayla penasaran dan menoleh ke belakang,,pria pakai kacamata hitam pakai jas dengan stelan yang modis dengan bunga di tangan nya. perfect lah pokok nya siapa lagi kalau bukan bara. Nayla spontan berdiri melihat kedatangan bara. "nay,sila memanggil dari belakang,lo halangi pandangan gua,tapi nayla sama sekali gak bergerak. Bara tersenyum dan membuat gadis disana bertambah tak henti nya melihat bara,,termasuk nayla pastinya. Bara melepaskan kaca mata nya Nayla dan bara saling bertatapan, dengan mata meyiratkan tanda ke rindu an yang sangat dalam. Nayla diam seribu bahasa tak tau juga harus ngomong apa,sedangkan sila dan dona menatap nayla dengan penuh curiga, "sil lo merasa ada yang aneh gak si, dona berbisik,sila mengangguk "sayang,bara memanggil nayla pelan ,,dengan spontan bara memeluk nayla yang tak luput dari pandangan orang orang di kantin,nayla kaget tentu nya merasa gak enak juga di lihat orang di kantin. Denga perlahan nayla membalas pelukan bara,cukup lama mereka berpelukan. "Maaf,aku minta maaf sayang,aku gak mau seperti ini terus ucap bara. Nayla hanya diam tampa bisa berkata apa pun,,orang yang sangat dia rindu ada di depan mata nya. air mata nayla menetes,bara melepas kan pelukan nya dan mengusap air mata nayla dengan jari nya.bara memegang tangan nayla dan senang karena nayla masih memakai cincin yang di berikan nya. "aku juga minta maaf kak.lirih nayla "aku kangen sama kakak. "ini buat kesayangan aku,sambil menyodorkan bunga yang di bawa nya "makasih kak,nayla tersenyum,dia bingung harus bicara apa juga di depan orang banyak ini,terlebih mereka jadi pusat perhatian orang sekantin. "hem eeheem sila dan dona berdehem "oh ya nay,bakso belum di sentuh tuh ucap dona. "eh iya kamu makan dulu gi ntar sakit lo,dengan mengajak nayla duduk. "aku gak selera makan "yee bilang aja malu,,goda sila "iih apaan sih sil.pipi nayla merah "Oh iya kenal kan aku bara pradipja "aku sila, menjabat tangan bara "aku dona,menjabat tangan bara "oh ya mas ini siapa nya nayla sila dan dona bertanya hampir bersamaan "hmmm saya calon suami nya nayla "hhhah calon suami sambil melotot "nay kok lo gak cerita sih sama kita "lo udah punya pacar tapi kenapa belakangan ini lo selalu murung seperti ada masalah "sila,bisa gak sih mulut lo itu gak ember teriak nayla "ya emang seperti itu,ya gak don "iya emang benar kok. Nayla hanya diam dengan mata melotot ke arah sahabat nya itu. membuat sila dan dona cengengesan. Bara tersenyum " aku pinjam nayla nya bentar boleh. "boleh bangat mau selamanya juga boleh kok,dona menjawab "sayang kita bisa pergi sekarang,kamu gak ada mata kuliah lagi kan. "nggak kok kak. "ya udah ya aku duluan, "trus bakso nya gimana, "kalian makan aja.sambil berjalan ke luar gedung kampus. Didalam mobil nayla dan bara sama sama diam, "sayang "kak,mereka memanggil secara bersamaan, "kamu dulu nay "kakak duluan aja, "aku minta maaf,aku benar merasa bersalah,nay aku udah mikirin baik baik aku gak bisa jauh sama kamu, "aku juga minta maaf kak,aku terlalu keras menghukum kakak, "kamu bukan hanya hukum aku nay, kamu juga hukum diri kamu sendiri, Nayla meneteskan air mata, "aku udah pecat nata "aku udah tau kok, "kamu tau dari mana "waktu aku ke hotel kakak kemaren, sambil mengusap air mata nya sendiri "udah ya nay kamu jangan nangis lagi sambil memeluk nayla,dan mencium kening nayla,"aku sayang sama kamu "aku juga kak. "aku gak mau lihat kamu nangis lagi,kalau pun nangis itu karena bahagia. Nayla senyum mendengar perkataan bara, "bahagia kenapa kak "misal nya saat kita mau nikah contoh nya "nikah,maksud kakak "aku akan melamar kamu secara sah secepat nya. Nayla hanya tersenyum, bara bahagia dia masih bisa memeluk orang yang di cintai nya. "aku gak akan lepasin kamu,apa pun yang terjadi,kamu membuat aku gila nay. Bara terus memeluk nayla seperti benar benar takut kalau nayla lepas. "kak kita mau kemana "katanya tadi mau pergi,kok kita masih di dalam mobil aja,mobil nya gak jalan jalan juga "oh iya aku lupa,saking senang nya aku meluk kamu,mencubit hidung nayla gemes. seketika mata mereka bertemu bara mulai mencium bibir nayla sekilas, "ayo kita pergi sekarang,kamu belum sempat makan kan. "kita akan makan siang sekarang. "dimana,,? "ya kita akan liat restoran yang terdekat disini. Bara melajukan mobil nya pelan. Bersambung
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN