Nay lirih bara,bara hanya bisa
memperhatikan nayla sampai nayla
masuk ke kosan nya.
"aku akan buktikan kalau aku gak
akan ngecewain kamu,aku sayang kamu
nay,,bara bicara sendiri nya,dan bara pun
melajukan mobil nya untuk kembali ke
rumah nya.
Nayla hanya bisa menangis di dalam
kamar nya,
"aku sayang kamu kak,,kenapa aku
malah dengar hal tidak ingin ku dengar
sekarang.nayla tertidur karena
mata nya terasa lelah.
Bara pun mengurung diri di kamar
setelah mengantarkan nayla,dia merasa
marah dan juga sedih karena dia nayla
menangis.
***
seminggu sudah nayla menghindari
bara,nayla pun mematikan ponsel nya
karena bara terus menghubungi nya.
untuk menghilangi beban pikiran nya
Nayla memperketat jadwal kerja nya.
Sebenarnya nayla juga sangat
merindukan bara,,bara selalu bersikap
baik padanya,nayla rindu dengan
perhatian bara,nayla ingin sekali bertemu
bara,,tapi dia merasa sakit hati saat
mengingat ucapan nata.
Sedangkan bara terus mencoba
menemui nayla,tapi tidak pernah bisa.
bara merasa frustasi mama nya pun
bingung dengan perubahan sikap bara.
Pulang kuliah nayla mengantarkan
pelanggan nya yang biasa,sebenarnya
nayla enggan karena lokasi nya ada di
hotel bara,nayla takut bertemu bara.
nayla merasa grogi saat melihat hotel
yang megah itu.
"halo mbak ni aku udah di luar
"bisa antar ke lobi kan nay,aku gak bisa
keluar masalah nya.
"baik lah mbak,dengan langkah kaki
berat nayla melangkah masuk,menoleh
kanan dan kiri supaya tidak ketahuan
bara,padahal sih ya bertemu pun nayla
ingin sekali meluk bara.
"ini mbak,ok makasih ya nay
Nayla melangkah keluar dan tampa
sengaja mendengar obrolan satpam dan
karyawan wanita disana.
"jadi mbak nata beneran di pecat ya
mbak,,
"iya pak,kabar kabar nya sih dia mau
ngerusak hubungan pak bara sama pacar
nya,
"ya elah emang seharus nya dia di
pecat,lihat tuh pakaian aja emang
sengaja di pakai hanya untuk menggoda
pak bara aja,tapi untung nya pak bara
gak masuk ke dalam permainan nya lebih
jauh lagi.jawab karyawan yang lain.
"pak bara seperti nya sayang kali
sama pacar nya.yang lain nya hanya
mengangguk.
Nayla mendengarkan itu merasa
bersalah kepada bara,
"ya allah apa aku terlalu keras
menghukum bara,nayla bingung dia
harus ngapain.saat nayla melamun
"nayla
Nayla kaget ada mama bara di depan
nya,,
"jadi ini benaran kamu toh,,mama
pikir tadi mama salah orang,,
"iya ma,,sambil menyalami tangan
mama bara.
"kamu udah ketemu bara,
"mmm belum ma,nayla tadi hanya
ngantarin pesanan pelanggan nayla aja.
mungkin ketemu nya nanti deh ma,
soalnya masih bnyak yang belum nayla
antar.
"ooh ya udah kalau begitu mama
masuk dulu,lalu memeluk calon mantu
nya itu.
"iya mah,,dah ma
Dina dengan langkah anggun nya
masuk ke ruangan bara.
"mama.....
"iya kamu kaget mama datang
"nggak kok
"tadi mama lihat nayla di luar
"apa ma,nayla,,bara langsung berdiri
dan berlari keluar
"loh bar kamu kenapa,,mama bingung
Tampa menghirau kan pandangan
karyawan nya bara berlari ke luar
mengejar nayla,,tapi nayla udah gak ada
disana.
"nay lirih bara dan masuk lagi ke
ruangan nya.
"kamu kenapa bar,ada apa sebenarnya
Bara pun menceritakan semua nya
kepada mama nya.
"bar kalau kamu merasa nayla orang
yang tepat untuk kamu,,kamu harus
kejar dia lagi,,kamu harus semangat
jangan jadi lembek kayak gini.bara
yang mama kenal gak seperti ini lo,
menggoda anak nya itu.
Bara merasa semangat karena mama
nya.
"iya mah,mama tenang aja sebentar
lagi akan bara buat nayla menjadi
mantu sah mama.
Mama hanya senyum campur sedih
juga lihat anak nya itu.
**
Ke esok kan hari nya saat jam makan
siang nayla duduk di kantin bersama
sila dan dona dan di temani satu
magkok bakso masing masing mereka.
"wah ini orang apa malaikat ya,sila
tak henti hentinya melihat seorang pria
yang berjalan ke arah meja mereka,
semua wanita di kampus pun di buat nya
tak bisa mengedip.
"apa an sih sil,lu kayak lihat hantu aja
"yang ini bukan hantu nay tapi
malaikat,lihat deh dia melangkah ke arah
kita
Nayla penasaran dan menoleh ke
belakang,,pria pakai kacamata hitam
pakai jas dengan stelan yang modis
dengan bunga di tangan nya.
perfect lah pokok nya siapa lagi kalau
bukan bara.
Nayla spontan berdiri melihat
kedatangan bara.
"nay,sila memanggil dari belakang,lo
halangi pandangan gua,tapi nayla sama
sekali gak bergerak.
Bara tersenyum dan membuat
gadis disana bertambah tak henti nya
melihat bara,,termasuk nayla pastinya.
Bara melepaskan kaca mata nya
Nayla dan bara saling bertatapan,
dengan mata meyiratkan tanda ke rindu
an yang sangat dalam.
Nayla diam seribu bahasa tak tau
juga harus ngomong apa,sedangkan sila
dan dona menatap nayla dengan penuh
curiga,
"sil lo merasa ada yang aneh gak si,
dona berbisik,sila mengangguk
"sayang,bara memanggil nayla pelan
,,dengan spontan bara memeluk nayla
yang tak luput dari pandangan orang
orang di kantin,nayla kaget tentu nya
merasa gak enak juga di lihat orang di
kantin.
Denga perlahan nayla membalas
pelukan bara,cukup lama mereka
berpelukan.
"Maaf,aku minta maaf sayang,aku gak
mau seperti ini terus ucap bara.
Nayla hanya diam tampa bisa berkata
apa pun,,orang yang sangat dia
rindu ada di depan mata nya.
air mata nayla menetes,bara melepas
kan pelukan nya dan mengusap air mata
nayla dengan jari nya.bara memegang
tangan nayla dan senang karena nayla
masih memakai cincin yang di berikan
nya.
"aku juga minta maaf kak.lirih nayla
"aku kangen sama kakak.
"ini buat kesayangan aku,sambil
menyodorkan bunga yang di bawa nya
"makasih kak,nayla tersenyum,dia
bingung harus bicara apa juga di depan
orang banyak ini,terlebih mereka jadi
pusat perhatian orang sekantin.
"hem eeheem sila dan dona berdehem
"oh ya nay,bakso belum di sentuh tuh
ucap dona.
"eh iya kamu makan dulu gi ntar sakit
lo,dengan mengajak nayla duduk.
"aku gak selera makan
"yee bilang aja malu,,goda sila
"iih apaan sih sil.pipi nayla merah
"Oh iya kenal kan aku bara pradipja
"aku sila, menjabat tangan bara
"aku dona,menjabat tangan bara
"oh ya mas ini siapa nya nayla sila dan
dona bertanya hampir bersamaan
"hmmm saya calon suami nya nayla
"hhhah calon suami sambil melotot
"nay kok lo gak cerita sih sama kita
"lo udah punya pacar tapi kenapa
belakangan ini lo selalu murung seperti
ada masalah
"sila,bisa gak sih mulut lo itu gak ember
teriak nayla
"ya emang seperti itu,ya gak don
"iya emang benar kok.
Nayla hanya diam dengan mata
melotot ke arah sahabat nya itu.
membuat sila dan dona cengengesan.
Bara tersenyum
" aku pinjam nayla nya bentar boleh.
"boleh bangat mau selamanya juga
boleh kok,dona menjawab
"sayang kita bisa pergi sekarang,kamu
gak ada mata kuliah lagi kan.
"nggak kok kak.
"ya udah ya aku duluan,
"trus bakso nya gimana,
"kalian makan aja.sambil berjalan ke
luar gedung kampus.
Didalam mobil nayla dan bara sama
sama diam,
"sayang
"kak,mereka memanggil secara
bersamaan,
"kamu dulu nay
"kakak duluan aja,
"aku minta maaf,aku benar merasa
bersalah,nay aku udah mikirin baik baik
aku gak bisa jauh sama kamu,
"aku juga minta maaf kak,aku terlalu
keras menghukum kakak,
"kamu bukan hanya hukum aku nay,
kamu juga hukum diri kamu sendiri,
Nayla meneteskan air mata,
"aku udah pecat nata
"aku udah tau kok,
"kamu tau dari mana
"waktu aku ke hotel kakak kemaren,
sambil mengusap air mata nya sendiri
"udah ya nay kamu jangan nangis
lagi sambil memeluk nayla,dan mencium
kening nayla,"aku sayang sama kamu
"aku juga kak.
"aku gak mau lihat kamu nangis
lagi,kalau pun nangis itu karena bahagia.
Nayla senyum mendengar perkataan
bara,
"bahagia kenapa kak
"misal nya saat kita mau nikah contoh
nya
"nikah,maksud kakak
"aku akan melamar kamu secara sah
secepat nya.
Nayla hanya tersenyum, bara bahagia
dia masih bisa
memeluk orang yang di cintai nya.
"aku gak akan lepasin kamu,apa pun
yang terjadi,kamu membuat aku gila nay.
Bara terus memeluk nayla seperti
benar benar takut kalau nayla lepas.
"kak kita mau kemana
"katanya tadi mau pergi,kok kita masih
di dalam mobil aja,mobil nya gak jalan
jalan juga
"oh iya aku lupa,saking senang nya
aku meluk kamu,mencubit hidung nayla
gemes.
seketika mata mereka bertemu
bara mulai mencium bibir nayla sekilas,
"ayo kita pergi sekarang,kamu belum
sempat makan kan.
"kita akan makan siang sekarang.
"dimana,,?
"ya kita akan liat restoran yang
terdekat disini.
Bara melajukan mobil nya pelan.
Bersambung