Ddrt ddddrt
"halo,bara mengangkat ponsel nya
yang terus berbunyi,bara mendengar kan
lawan bicara nya di telfon.
"baik lah,kamu kirim ke email ku
sekarang,dan memutuskan sambungan
telepon nya.
Mereka sekarang emang sedang
makan siang,bahkan seperti tidak ada
masalah kemarin.
"kamu ada kerjaan sekarang,bara
bertanya kepada nayla
"untuk sekarang sih nggak kak,emang
kenapa
"temanin aku ke rumah bentar,aku
harus melihat email dari sekretaris ku.
"bentar aja ya kak
"iya iya,,,ya ampun kamu makan kok
belepotan sih nay sambil menyeka
sambal di sudut bibir nayla.bara
meneguk Saliva nya kala meihat bibir
nayla,ingin sekali dia mencium bibir sexi
itu sekarang tapi mana mungkin disini
banyak orang,nayla yang memperhatikan
bara hanya menatap bara.
"kak,nayla menegur bara
"oh ya,aku ngelamun sambil bicara
gelagapan
"kakak kenapa sih,menggoda bara
"nay kamu jangan mulai deh, buruan
habis kan makanan nya.
***
Mereka pergi menuju rumah bara
setelah menghabis kan makanan masing
masing.bara memarkir kan mobil nya
tapi tidak langsung masuk garasi,
"kok gak langsung ke garasi sih kak
"kan cuman bentar
"nayla hendak membuka pintu mobil
tangan nya di cekal bara,karena emang
pikiran bara udah gak waras semenjak
di restoran tadi.
"kak mau ngapain,bara memegang
dagu nayla sedang kan mata nayla
menatap bara,dengan pelan pelan bara
mulai melumat bibir nayla,emmmt nayla
membalas ciuman bara yang semakin
bergairah,nayla mengalungkan tangan
nya ke leher bara,aahhh kakak,,bara
mencium leher nayla sedangkan tangan
nya sudah berada paha nayla.mmmmt
"sayang kamu membuat ku semakin
gila,bisik bara,nayla hanya tersenyum
dan semakin mendesah saat bara mulai
membuka kancing baju nya dan mulai
bermain dengan buah d***a nya.
tiiit!tiiin!
suara klakson mobil membuat dua
orang itu kaget dan membuat bara kesal
tentunya,nayla langsung saja memasang
kancing baju nya,,
"siapa sih,ucap bara dengan kesal nya
Dengan posisi masih mendekap nayla
"tok!tok!tok!
seseorang mengetuk kaca mobil bara,
bara bisa melihat dari dalam mobil
"mama,,,sambil membuka kaca mobil
nya,,dengan posisi tidak berubah tentu
nya,dan untung nayla udah memasang
kancing baju nya.
"bara kamu ngapain sih,mama terlihat
heran
"nayla berbisik ke telinga bara,sayang
posisi kamu belum berubah,tangan kamu
masih di paha aku,dengan cepat bara
melepaskan nayla,nayla tidak berani
menatap calon mertua nya itu karena
malu ulah bara.
"mama,,bara cengengesan,sambik
keluar dari mobil,Nayla yang udah lepas
dari Kungkungan bara pun langsung
keluar,,
"mama,,nayla mencium tangan mama
mertua nya itu,,
"sayang,,,mama rindu sambil memeluk
nayla,bara lakuin apa ke kamu,nayla
hanya menggeleng dan menoleh ke bara
"bara mama mau bicara,sambil
melotot
"iya mah,sambil mengekori mama nya
yang jalan bergandengan dengan nayla,
"aku anak nya atau bukan sih bathin
bara.
"nayla kamu tunggu disini dulu,mama
mau bicara sama bara dulu
"iya mah,,bara dan mama nya berjalan
ke ruang kerja bara.
"bara kamu serius sama nayla,kamu
jangan buat anak orang nanti kehilangan
masa depan lo,kamu harus bisa
bertanggung jawab sama nayla,ngomel
ke anak nya itu.
"mah aku sayang sama nayla,lagian
apa yang aku lakuin aku udah mikir kok
ma,aku akan melamar nayla secara sah
secepat nya,,mama tenang aja,
"mama gak mau punya anak yang
merusak
kehormatan orang lain tapi tidak
bertanggung jawab,kapan kamu nemuin
orang tua Nayla
"ya tunggu nayla siap lah ma
"dina menjitak kepala anak nya itu,
bukan nunggu dia siap kamu yang harus
bikang ke Nayla kalau kamu akan
nemuin orang tua nya,jadi anak kok otak
setengah gini.
Bara hanya mengangguk
"mama tunggu kabar baik nya,mama
kan juga gak sabar mau nimang cucu
"aku bisa kok buatin mama cucu
secepat nya.
Dina kembali menjitak kepala bara.
ya udah mama pulang dulu,dina
melangkah ke bawah untuk nemuin
nayla,,
"nay mama pulang dulu,,mama tadi
hanya mau lihat keadaan bara,mama
pikir dia masih patah hati.
"hati hati ma,,sambil memeluk mama
bara.
"dina melangkah keluar di ikuti bara
dan Nayla,oh ya ingat kalau mau ena
ena jangan di dalam mobil sempit tau,,
teriak mama nya yang membuat pipi
nayla memerah dan menunduk malu.
"ok ma,mama tenang aja,,kita akan
membuat kan mama cucu secepat nya.
teriak bara,dan langsung di cubit nayla
"awww sakit sayang,tadi mama yang
minta kok di buatin cucu.
setelah melihat mama nya pergi bara
langsung menyambar bibir nayla dan
melumat nya lembut membawa nayla
masuk dengan satu tangan menutup
pintu,nayla melepaskan ciuman bara
"bibik mana
"bibik gak ada di rumah sayang,bibik
libur beberapa hari anak nya sakit
Tampa memberi peluang untuk nayla
menjawab bara udah membungkam
mulut nayla,dan membawa nya ke atas
sofa di ruang keluarga,
emmmt,bara membuka baju nya dan
kembali melumat bibir nayla,nayla
membalas setiap sentuhan yang
diberikan bara.aahhhh sayang nayla
mendesah bara tersenyum mendengar
desahan nayla.
Bara meremas ke dua D***a nayla
dari luar emmmt Nayla menikmati
sentuhan bara.
"ooooops maaf,
sentak bara melihat ke asal suara,dan
melihat sekretaris nya yang baru udah di
dekat mereka,nayla kaget dan melihat ke
arah bara,,
**
Sekretaris nya bara yang sekarang itu
cowok,karena bara gak mau ada lagi
ke salah pahaman dengan nayla nanti
nya,
"sayang itu siapa,,kamu gak ngunci
pintu rumah
"bara beranjak dari atas nayla,dan
untung nya hanya baju bara yang udah
terbuka.dengan geram nya menuju ke
arah sekretaris nya itu
"kamu ngapain di rumah saya,kamu
gak bisa ketok pintu dulu.bara melihat
kesal ke arah sekretaris nya itu .
"kan kemarin bos bilang kalau bos
gak masuk kerja dan email bos gak aktif
saya di suruh antar berkas yang sangat
penting ke rumah bos,dan tadi saya
sudah ketok pintu gak ada jawaban
kebetulan pintu nya gak di kunci maka
nya saya langsung masuk aja bos,hadi
menjelaskan panjang lebar.
"ya udah udah mana berkas nya,
kamu boleh kembali ke kantor sekarang,
Bara bingung juga mau ngomong apa
toh apa yang di kata kan hadi benar juga,
emang kemarin dia nyuruh hadi seperti
itu.ya tapi bara gak tau juga kalau hari ini
dia bersama nayla,kan kemarin masih
marahan.
Hadi melihat ke arah nayla sekilas,
dan dengan sopan Nayla tersenyum
kepada hadi.
"ya udah saya permisi bos,mbak
"iya nayla menjawab,sedangkan bara
hanya mengangguk dan masih melihat
berkas di tangan nya.
Hadi melangkah keluar dengan gerah
nya ya kenapa lagi saat melihat bos
nya yang menindih tubuh pacar nya
dengan bibir saling menyatu,,membuat
hadi tiba tiba panas seketika ingin buka
baju juga.
"sayang aku ke ruang kerja bentar,
"nayla hanya mengangguk,dan duduk
di depan tv sambil menonton.
Sudah setengah jam bara di ruang
kerja nya tapi belum keluar juga,,nayla
malas menganggu nya mungkin emang
ada hal yang penting.
dddrt dddrt
"halo,
"halo kak,,kakak apa kabar terdengar
suara nisa di sebrang sana,
Mereka melepas rindu dengan saling
tertawa melalui telfon,nisa sebenar nya
dekat sekali denga nayla,tapi ya mau
gimana lagi Nayla harus kuliah di jakarta.
lama juga mereka telfonan dan nayla
mamutuskan sambungan telfon nya
karena bara tidak juga keluar,
nayla mau melangkah ke atas tapi
dddrt dddrt
ponsel nya bunyi lagi,nayla melihat
nama yang nelfon,
"ya ampun aku lupa ada janji
"ya mbak
"mbak kamu jadi kan,ini saya sudah
ngumpulin orang nih
"oh iya mbak,saya segera menuju
kesana.nayla hampir lupa kalau dia
harus dampingi bawahan nya hari ini.
Nayla pun melangkah ke ruang
kerja bara,Nayla mau masuk tapi
seperti nya bara sedang fokus dengan
laptop nya dan tidak menyadari nayla
yang udah ada di depan pintu.
Nayla melangkah ke luar pelan pelan
karena gak mau ganggu bara dan
menuju ke tempat yang udah di janji kan.
Nayla selesai nya hampir magrib dan
tentunya usaha nya dan rekan nya itu
membuah kan hasil hampir seluruh ibu
ibu disana membeli barang yang di bawa
nayla dan rekan nya itu,bahkan ada yang
memesan karena barang ada yang habis.
"alhamdulillah kita berhasil
"ya itu karena mbak pintar ngomong
nya,
"mungkin udah rezeki kita jawab nayla
"oh ya kamu langsung pulang atau kita
makan dulu ajak nayla.
"aku pulang aja mbak soalnya capek
dan juga mau lihatin penghasilan aku
sama ibu aku juga.
"oh ya udah klau gitu kita pisah
disini ya,Nayla pun berjalan ke lain arah.
"alhamdulillah besok masih ada
orderan lagi,kan bisa di bagi dua lagi
hasil nya sama nina ya kebetulan hidup
nya hampir sama dengan aku.nayla
merenungi hidup,dan pulang
dengan naik angkot kalau naik taxi
mahal katanya.
BERSAMBUNG