Dua orang pria yang emang
memperhatikan nayla dari pertama
masuk club mendekati nayla, melihat
nayla yang tak berdaya karena alkohol,
mereka membopong nayla dengan
segala niat buruk di kepala mereka.
"ada sasaran empuk,,sambil menyeringai
"hmmm nampak nya kita akan
berpesta malam ini ucap mereka sambil
tertawa,,
Dua orang itu membawa nayla ke
sebuah kamar di club itu,,merasa diri nya
di bopong orang nayla mencoba
membuka mata nya secara perlahan.
nayla kaget saat dua orang itu
membaring kan tubuh nya di atas kasur.
"kalian siapa
"kalian mau apa,tanya nayla panik
sambil memegang kepala nya yang
yang masih terasa pusing,
"santai aja cantik malam ini kamu akan
memuaskan kami berdua jawab dua
orang itu sambil terkekeh.
"tidak,pergi kalian...teriak nayla sambli
menangis
"ayo lah cantik santai aja kita sama sama
senang ucap pria yang satu nya lagi
sambil memegang pipi mulus nayla
Seketika nayla menepis kasar tangan
itu.
""pergi kalian,,tolooong
"tolooooong
nayla berteriak minta tolong
**
POV bara
Bara yang juga berada di club yang
sama melihat nayla menaiki lantai dua,,
bara bingung kenapa nayla bisa berada
disini,sejuta pertanyaan di dalam pikiran
nya,bara mengabaikan para wanita sexi
di samping nya dan terus mangawasi
nayla dari bawah,karena merasa
terabaikan wanita sexi itu berdiri di
depan dan mengecup bibir bara bukan
nya membalas ciuman itu tapi bara
malah mengabaikan nya,,karena kesal
wanita itu duduk kembali.
Bara bingung saat tidak melihat nayla
di atas,diapun bangkit dan naik ke atas,
benar saja nayla tidak berada disana.
bara merasa cemas dan akhirnya dia
sedikit berlari mencari nayla,,
**
"Awwww gadis sialan umpat pria itu
Nayla menendang perut pria itu
karena pria itu hampir memegang paha
nayla,,
"gus kamu pegang tangan nya perintah
pria itu
"ok sambil menyeringai seakan
menerkam nayla.
"nayla seakan akan kehabisan tenaga
karena kekuatan pria yang tidak
sebanding dengan nya.
Nayla menangis karena takut,,
tangan pria yang satu nya hampir
memegang paha nayla sambil melihat
nya penuh nafsu,
**
buk
buk
Dua pukulan mengenai pria itu yang
Membuat pria itu langsung oleng,
pria yang bernama agus maju dan
berusaha mendarat kan pukulan pada
bara tapi dengan sengit nya bara
menangkis serangan itu.
Dua orang pria itu kabur karena bara
emang bukan tandingan nya,,
nayla yang seketika melihat bara berdiri
dan langsung memeluk bara dan bara
membalas pelukan nayla,,
""kak bara hik hik hik
"kamu tenang aku udah di sini sambil
membelai rambut nayla
**
Mungkin karena syok dan ketakutan
yang berlebihan nayla tiba tiba pingsan,
"nay,bangun nay.bara mencoba
membangunkan nayla dengan cemasnya
"sayang pliis bangun ucap bara lagi
Nayla mencoba membuka mata nya
"kak bara hik hik nayla menangis
"iya aku disini,kita pulang sekarang
ajak bara,lalu menggendong nayla ke
mobil nya dengan sangat enteng.
Didalam mobil bara memasang kan
sabuk pengaman nayla,,nayla membuka
mata nya melihat wajah bara yang
sangat dekat dengan nya,mata mereka
saling bertatapan,bara mengecup bibir
nayla dengan spontan
"I love you,,, bara mengecup kembali bibir
nayla yang sedang mematung karena
detak jantung nya yang berirama tak
beraturan.
Bara menggigit bibir bawah nayla yang
membuat nayla membuka sedikit mulut
nya,,perlahan nayla mengikuti permainan
bara dan mereka saling berciuman.
Nayla melepaskan ciuman nya karena
merasa sesak dan menunduk karena
malu.
Bara melajukan mobilnya ke rumahnya
sedangkan motor nayla bara menyuruh
anak buah nya yang membawa nya.
Nayla tertidur sepanjang perjalanan,
sedangkan bara sesekali melirik nayla,
karena bara emang fokus nyetir.
Bara membawa nayla ke rumah nya gak
mungkin juga dia ngantar nayla tengah
malam gini k kosan nayla.
Gak mau membangunkan nayla
akhirnya bara menggendong nayla ke
kamarnya.bara tersenyum melihat nayla
yang tertidur pulas di kamarnya bara
mencium kening pipi dan terakhir
bibir nayla.
**
Kilau cahaya matahari
membangunkan nayla,
"aww,,nayla sulit sekali bergerak karena
merasakan sesuatu yang berat di perut
nya.
"aaaaaa nayla berteriak histeris melihat
bara di samping nya,dengan spontan
bara terjatuh dari kasur karena gak
sengaja di tendang nayla
"aku dimana tanya nayla
"kamu di rumah ku nay,,jawab bara
sambil berdiri memegang pinggang nya
yang terasa sakit.
"awww nayla memegang kepala nya yang
terasa pusing
"nay kamu gak kenapa napa kan tanya
bara cemas
""gak apa apa kok,,aku pulang aja jawab
nayla,
Bara memegang kening nayla,,
"nay kamu demam,sebaik nya kamu
istirahat aja dulu disini nanti ku suruh
dokter kesini
"aku istirahat di rumah ku aja kak pinta
nayla
"gak,bentak bara yang membuat nayla
langsung diam
"ingat ya nay kamu berhutang penjelasan
sama aku
"penjelasan apa jawab nayla sambil
memegang kepalanya yang terasa
sangat pusing
Karena merasa tubuh nya yang
melemah nayla pun kembali tertidur, bara
menghubungi dokter langganan nya dan
menyuruh ke rumah nya,
***
Bara keluar dari kamar dan menemui
bik Minah yang sedang masak
"bik bikin nasi goreng tanya bara
"ya den, menjawab dengan cepat karena
kaget tiba tiba aja bara ke dapur,yang
biasanya mana pernah ke dapur
"nanti makanan nya di antar ke kamar ku
ya bik,perintah bara
"ya den,jawab bibi
"untuk aku tarok di meja makan aja teriak
bara
bibik bingung
"trus makanan yang di antar ke kamar
untuk siapa ya,,bicara sendiri sambil
menggaruk kepalanya yang tak gatal.
**
Bara duduk di samping nayla yang
tertidur,,menatap wajah nayla yang pucat
"kamu cepat sehat ya sayang,lalu
mencium kening nayla dan pergi ke
kamar mandi untuk membersihkan diri
nya.
**
Nayla terbangun saat dokter
memeriksanya,
"dia demam tinggi dan juga mengalami
trauma,emang apa yang sudah terjadi
tanya dokter
"ada sedikit insiden semalam dok jawab
bara
"ya udah kalau begitu aku tuliskan resep
obat nya,pak bara bisa menebus nya ke
apotik
"baik dok sambil memegang kertas yang
di berikan dokter
"kamu istirahat yang cukup dulu ya ucap
dokter pada nayla
"baik dok maksih ya dok ucap nayla
"sama sama,,kalau begitu saya permisi
dulu.sambil berlalu pergi
**
Bara tersenyum pada nayla
"kamu dengar kan kata dokter,
"'istirahat
"iya pak bara jawab nayla
tok tok tok
"bibik tuan
"masuk bik,
Bibik masuk sambil membawakan
nampan berisi makanan,bibik kaget ada
wanita di kamar bara,dan tersenyum
kepada bara seolah menggoda tuan nya
itu,
**
ya bik minah emang dekat dengan bara
karena bik Minah lah yang telah
mengurus bara dari kecil.waktu bara
memilih tinggal di rumah sendiri dia pun
meminta bik Minah untuk tinggal dengan
nya.
**
Bara tersenyum pada bik Minah
"pantasan akhir akhir ini tuan bara bisa
tersenyum sambil menggoda bara
"bibik,,,bentak bara karena malu dan
menyuruh bik Minah keluar dari kamar
nya.
"silahkan di makan ya non suruh bik
Minah kepada nayla
"iya bik maksih bik jawab nayla
**
Bara menyuapkan nayla makan
"ya udah kak biar aku sendiri aja,nayla
berusaha mengambil sendok di tangan
bara.
Tapi sama sekali gak ada respon dari
bara
"ni orang kenapa ya,,kenapa diam seribu
bahasa,nayla berkata dalam hati nya
"udah kenyang kak,menolak sendok
yang berisi nasi yang diberi bara.
"dikit lagi bara sedikit memaksa
"udah kenyang kak,nayla menolak
"ya udah kalau begitu minum obat nya,,
bara memberikan obat yang emang
udah di tebus sama anak buah nya.
Nayla tertidur lagi setelah minum
obat,dan bangun pada siang harinya
dan tidak melihat bara di kamar,
nayla mencoba berdiri dan merasa
tubuh nya udah lumayan enak.
**
ddrrt ddrrt
bara sedang berada di ruang kerjanya
'ini kan bukan hari kerja kenapa nata
menelpon,bara bicara sendiri
"halo
"pak ini aku udah berada di depan rumah
bapak
bara mengerutkan dahinya
"ada apa tanya bara
"ini lo pak ternyata ada berkas penting
yang harus bapak tanda tangani,nata
mencari alasan karena sebenarnya dia
ingin menggoda bara.
"gak bisa besok aja di kantor
"gak bisa pak harus sekarang nata manja
"ya udah kamu masuk dan langsung ke
ruang kerja saya
"ok pak ,nata senang
ting tong
bibi membukakan pintu
"cari siapo non
"saya sudah ada janji sama bara jawab
nata cuek
"saya di suruh ke ruang kerja nya tambah
nata lagi
"mari saya antar non,,bik Minah dengan
sopan nya
nata berjalan dengan khas nya yang
sombong dan tidak lupa pakaian nya
yang terlewat sexi.
nata berhenti sejenak saat melihat nayla
yang tersenyum kepada nya didekat
tangga dan melewati nayla dengan
angkuhnya.
bersambung