Mereka berdua sama-sama mengeluarkan kesaktian mereka dan ilmu mereka masing-masing. Gendruwo yang mengarakan cakarannya ke tubuh Sumarni pun berhasil di tangkis olehnya yang cukup kuat dapat menangkis tangan gendruwo yang lebih besar dari dirinya. Gendruwo itu yang mulai mengeluarkan ilmunya berupa energi negatif ke pada Sumarni dan Sumarni pun yang berusaha menangkis paparan energi negatif oleh genderuwo itu lalu Sumarni berjalan melayang sangat cepat sekali memutar-mutari tubuh gendruwo itu sambil tertawa dengan tawa has kuntilanak yang sangat melengking. Sumarni yang dapat mengecoh makhluk tersebut memanfaatkan keadaan itu dengan cepat dalam hitungan detik Sumarni bisa langsung berada di depan gendruwo itu. Tangan Sumarni yang tiba-tiba memegang tubuh gendruwo itu di bagian perut

