Bab 15. Diserang

1288 Kata

Mulut Aurora menganga mendengar penuturan Nadine. Ia terdiam sebentar dan ingin bertanya apa maksud perkataan Nadine. Namun, sayangnya Nadine sudah pergi meninggalkannya dengan berjuta pertanyaan. “Apa maksudnya?” Aurora bertanya-tanya di dalam hatinya. Sungguh otaknya tak bisa mencerna perkataan Nadine barusan. Sedangkan Nadine, wanita itu masih memendam amarah. Tangannya masih terkepal, pembicaraannya dengan Aurora membuat ia marah. Nadine merogoh ponsel dari saku celananya, lalu menelpon seseorang. “Halo,” kata Nadine melalui ponselnya. “…” “Lakukan!” tekan Nadine pada setiap perkataannya. *** “Darimana saja?” tanya Darka, sedang menyisir rambutnya. Terlihat Darka masih memakai kimono yang melilit tubuhnya. Pria itu terlihat santai dan tak takut bagian dadanya di lihat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN