Nindya pov Aku baru keluar kamar pukul setengah satu siang. Mendapati Ayya dan Mama tengah menikmati makan siangnya di restoran cottage. "Udah selesai jalan-jalannya? Seru nggak?” tanyaku seraya mencium puncak kepala Ayya. Kemudian menyandarkan diri di sofa hitam belakangnya. "Seru dong, udah lama gak liburan ini. Kamu sih ngeboo aja dikamar. Besok kita udah pulang lho. Kita jalan-jalan bertiga tadi ke pantai. Udah beli banyak oleh-oleh juga" Mama mengangkat banyak tas yang kuyakin berisi hasil berburu oleh-olehnya. Tunggu dulu, tadi Mama bilang jalan-jalan bertiga? Jadi Abra ikut juga? Belum sempat aku mengutarakan pertanyaanku pada Mama. Dari ekor mataku aku melihat Abra tidak jauh dari posisi kami. Tengah mengobrol dengan seorang lelaki seusianya dan seorang perempuan hamil ya
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


