Malam sudah cukup larut dan dengan langkah berat Wala meninggalkan tempat tinggal Ratna. Rasa enggan untuk pulang masih menyelimuti pikirannya, sehingga dia tak lantas mengendarai mobilnya kembali ke rumah. Ada satu tempat lagi yang juga pasti akan selalu dia tuju, di saat perasaannya merasa galau. Wala berhenti di depan sebuah rumah, lalu menekan klakson mobilnya beberapa kali, sehingga dengan sigap satpan penjaga rumah itu langsung membuka pintu pagar untuknya. Setelah memarkirkan mobilnya, Wala sejenak berdiam diri di dalam mobil. "Entah mengapa, aku selalu saja ingin datang ke rumah ini." Wala menurunkan setengah kaca mobilnya, lalu pandangannya beredar ke semua sudut di area rumah yang selalu terlihat sama di matanya. Sepi tanpa penghuni, tetapi menyimpan banyak kenangan baginya.

