"Sayang, Cinta anak kesayangan Ayah … sini ikut Ayah, Nak. Sini Nak," ucap Farhan yang tidak enak terhadap Dania karena tiba-tiba cinta menempel begitu saja ke pangkuan Dania. "Nggak mau, Cinta mau sama Bunda. Cinta kangen banget sama Bunda. Bunda tidak ada di dalam tanah kan Ayah? Ini Bunda ada disini," ucap Cinta yang masih memeluk kedua paha Dania erat. Sepertinya dia begitu merindukan ibunya, dan menganggap bahwa dirinya benar-benar ibunya yang selama ini, menurut penuturan ayahnya, berada di dalam tanah. "Cinta … itu namanya tante Dania, bukan Bunda. Ayo sini sayang," ucap Farhan yang mengulurkan tangannya tetapi tetap tidak digubris oleh cinta. Ya, tentu saja Farhan tahu nama Dania dari percakapan mereka tadi. Saking groginya Farhan karena bertemu dengan orang yang mirip sekali

