Alfi menggandeng tangan Dania. Dania sudah sedikit lebih fresh karena baru saja mandi. Dia masih mengenakan baju yang sama, mengenakan celana Amin. Ah, sudahlah. Tidak ada yang bisa dia kenakan selain itu. Tidak mungkin dia memakai baju Ratih. Kalau suatu saat Ratih sampai tahu, bisa berbuntut panjang. Sudah tidak ada lagi wajah sembab, yang ada hanyalah wajah sumringah yang segar. Alfi sudah siap mencarikan tempat yang aman untuk Dania. Yang jelas aman dari amin dan aman dari bapaknya sendiri yang pasti sudah mendapatkan laporan dari sang suami. Bapaknya tidak mungkin diam saja. Ah, begitulah saat rumah sudah tidak lagi memberikan kenyamanan bagi Dania, maka Dania akan mencari rumah baru. Mereka keluar dari pintu rumah Alfi, mereka bergandeng tangan sambil tersenyum. Terbayang di benak

