Ayah dan Putrinya

1012 Kata

"Bagaimana pertunjukan malam hari ini, Dania? Sungguh menyenangkan sekali, Bukan? Drama yang sangat amat menarik. Beginilah kalau bermain-main sama Amin. Amin pintar sekali main cantik. Jadi kau jangan macam-macam. Kalau kau ingin berpisah denganku, sekarang aku ikhlas karena sudah mempermalukan kamu. Aku akan urus semuanya. Selamat tinggal, Pelakor! Tetapi ini bukan akhir, masih ada kejutan di depan nanti yang akan membuat mulutmu menganga, Dania. Supaya kamu tahu, kamu sedang berhadapan dengan siapa. kamu kira kamu sudah cukup hebat? kamu saja hanya berkutat di dalam kamarmu yang sempit, Bagaimana bisa kamu mengakali orang sepertiku yang sudah melanglang buana?" Amin menyeringai. Dia benar-benar merasa menang telak dari Dania. Lalu dia tertawa puas. Entah dimana hati laki-laki itu. Dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN