Tidak Seserver

1068 Kata

Ketika mendengar langkah kaki Ratih menjauh, Alfi segera keluar dari persembunyiannya. "Sudah pergi?" tanya Alfi sambil celingak-celinguk. "Sudah mas. Haduh, Mas Alfi benar-benar membuat saya hampir jantungan. Lain kali jangan seperti ini, Mas. Bisa jantungan mendadak aku. Rasanya jantungku seperti mau copot." Dania ngos-ngosan, padahal dia tidak baru saja melakukan hal-hal yang berat. Eh, mencoba untuk menyembunyikan sebuah hubungan terlarang juga termasuk hal yang berat ding. Sangat berat malah. Membuat Dania selalu was-was dan khawatir. "Seru ya." "Seru gundulmu itu. Rasanya seperti mau pingsan, Mas. Udah sana mas Alfi cepat pergi." "Iya, tapi sini kecup kening dulu." "Pergi mas." "Sebentar saja, sayang?" "Pergi nggak?" Dania melotot. saat keadaan genting seperti ini masih bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN