Reuni Kecil

1060 Kata

"Dania, kamu beda sekali?" Ucap Ratih sambil tersenyum saat dia baru saja melihat Dania datang. Entahlah, Kenapa rasanya tidak bahagia melihat sahabatnya tampak lebih cantik dari biasanya. Ratih segera menghapus pikiran-pikiran buruk nya, dan mencoba untuk mengulum senyum selebar mungkin. "Berbeda bagaimana? Tetap nggak bisa ngalahin cantiknya kamu, kan?" Meskipun saat itu Dania tampak gugup, tetapi dia berusaha untuk bersikap biasa saja. "Apaan sih, Sekarang kamu memang beneran cantik. Sangat cantik, Dania. Semoga kamu segera menemukan lelaki terbaik untuk kamu, ya?" Ucapan hati yang tiba-tiba menyinggung soal lelaki, membuat Dania Salah tingkah. Dia langsung menggaruk tengkuknya canggung. Apa maksud Ratih berbicara seperti itu? Apakah dia sengaja menyindir Dania? "Aamiin. Terima ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN