Kecewa

1026 Kata

"Tenang, Sayang. Kamu tenang dulu ya? Aku akan segera kesana. Kamu jangan bukakan pintunya. Kamu terus ada di dalam saja. Jangan lupa pintu kunci jendela kamar dan kunci pintu kamar kamu. Kamu jangan bersuara atau jangan berpindah tempat. Aku akan kesana sekarang. Kamu jangan khawatir," ucap Alfi, lalu dia segera mematikan sambungan teleponnya. Alfi minta Dania untuk tenang, padahal sebenarnya dirinya sendirilah yang tidak pernah waktu itu. Terlihat jelas kalau Alfi begitu panik waktu itu. Dia segera berlari menuju ke mobilnya lalu bergegas menuju ke rumah kontrakan Dania dengan kecepatan yang tinggi. Dia sama sekali tidak memikirkan Ratih. Dia tidak peduli Apakah nanti Ratih mencarinya atau tidak. Yang terpenting untuknya saat ini adalah dia harus memastikan bahwa Dania akan baik-baik s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN