"Mbak Sum, bagaimana ini? Ada ibu di luar," ucap Dania panik. "Kamu tenang saja, Dan. Semuanya akan baik-baik saja. Kamu di sini aja anteng-anteng, jangan sampai bersuara ya?" ucap Mbak Sum seolah dia orang baik yang ingin menyelamatkan Dania. Padahal Dania tahu betul bahwa mbak Sum melakukan ini tidak gratis. "Baik, mbak Sum. Terimakasih." Mbak Sum segera melangkahkan kaki menuju ke depan menemui Ibu Dania. "Ada apa Bu Dewi? Tumben main kesini pagi-pagi?" "Sum, kamu tadi manggil aku ya? Aku cari ke depan kok sudah nggak ada." Bu Dewi berbicara dengan tergesa-gesa dan juga dengan raut muka panik. "Nggak Bu. Aku baru saja belanja ini tadi. Ada apa, Bu? Kok panik begitu." "Masa sih Sum? Haduh, gara-gara tadi aku ke depan, Tania kabur Sum. Piye iki? Bapak e nanti pasti marah-marah. A

