"Sebenarnya, Mas ada sesuatu buat kamu," ucap Alfi sambil mengurai pelukannya. "Sesuatu?" Ratih mengerutkan dahinya, lalu dia mengurai senyum. Hatinya melonjak girang, padahal dia belum tahu sesuatu apa yang ingin diberikan Alfi padanya. Yang membuat dia girang sebenarnya bukan hadiahnya, tetapi dengan hadiah itu, Dia merasa bahwa Alfi masih sayang padanya dan masih peduli terhadap dirinya. Alfi membuka laci meja yang ada di samping tempat tidurnya, mengambil sebuah kotak perhiasan berwarna kuning emas berbentuk love, lalu menyerahkannya pada Ratih. "Ini untuk kamu." "Ini apa mas?" "Buka saja." Ratih meraih kotak perhiasan itu pelan-pelan, lalu perlahan, dia membukanya, dan dia langsung tersenyum lebar melihat kalung emas berliontin melati nangkring di dalam kotak itu. Tentu saj

