Namanya juga amin. Mana mungkin makhluk itu memiliki rasa belas kasih. Dia hanya menyeringai, tak menggubris ucapan bu Dewi. "Apapun yang terjadi Kamu harus pulang. Jangan mempersulit hidupku dengan terus kabur-kaburan begini. Jangan bikin malu juga!" Amin membentak! "Kalau kamu terus memaksa seperti ini, aku berteriak! Biar tetangga pada datang dan diusir dari sini, Amin! Lepasin!" "Teriak saja! Kalau mereka datang tinggal di lempari uang, beres!" "Sombong sekali kau. Akan kubuat kau mengerti bahwa uang tidak selamanya bisa berkuasa," ucap Dania dengan mata melotot karena geram. "Buktikan!" Dania Kembali berusaha untuk melepaskan diri dari Amin, tetapi tetap tidak bisa. Akhirnya, Bu Dewi yang tidak bisa lagi menahan rasa sesaknya karena melihat anaknya diseret, langsung berlari

