Bonus Part

1334 Kata

Pemuda jangkung itu mendudukan diri pada sofa panjang di ruang tamu rumahnya sembari menyempatkan menaruh tongkat miliknya di bawah kursi. Seseorang yang sedari tadi bersamanya perlahan ikut mendudukan diri dengan kikuk.  "Sebaiknya lo pulang aja, Airin." Tuturnya dengan tersenyum samar membuat gadis yang menguncir rambutnya itu tersentak kaget lalu refleks menggelengkan kepalanya. "Enggak bisa, aku harus nemenin kamu dulu sampai anak-anak lain datang. Enggak mungkin kan kalau aku ninggalin kamu sendirian," balas Airin dengan memajukan bibir bawahnya. "Gue bisa sendiri kok, Rin. Lagian lo pasti capek kan nemenin gue dari kemarin di rumah sakit," kata pemuda yang tidak lain adalah Syahir itu. "Gue beneran bisa sendiri." Tambah Syahir berusaha meyakinkan teman sekolahnya itu. Walau Airin b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN