CHAP 55

1008 Kata
Tasya tinggal seorang diri beberapa karyawan sudah pada pulang semua. sebab ia suruh jika tidak mereka akan setia menunggu nya yang padahal sudah di usir oleh Tasya dengan jurus potong gaji andalan nya. Wanita itu seorang diri menunggu di dalam ruangan nya karena kalau di luar pasti dingin. sudah hampir 2 jam an ia menunggu namun tanda tanda Niko datang pun nggak ada, pria yang tadi siang memaksa untuk menjemput nya ntah kemana ia pergi. "kalo gini enak aku pulang sama pak Roni" kesal Tasya sebab Niko yang dari tadi ia telpon tak mengangkat. 2 jam sebelumnya Niko yang sudah bersiap siap pulang untuk menjemput Tasya tiba tiba saja handphone nya berdering dan menampilkan nomor Alexi disana, pria itu buru buru mengangkat nya. Niko iya Al?" Alexi Lamu dimana sayang? Niko di kantor Alexi kesini ya Niko aku ada janji Alexi Aku lagi ngidam Niko minta sama perawat kamu aja Alexi anak yang aku kandung in anak kamu atau anak perawt rumah ini si!! kesal wanita itu di ujung panggilan Niko Kamu mau apa? Alexi Mau kamu Niko Al.. Alexi Aku mau makan sushi Niko yaudah aku beliin Alexi aku mau kan disana sama kamu Niko ya udah bentar lgi aku jemput Niko mematikan sambungan telpon, pria itu langsung menuju ke rumah Alexi yang jarak nya takjauh dari kantor. sampai di gerbang mobil ternyata Alexi sudah menunggu nya dengan dress hitam yang ia gunakan serta polesan make up yang tak pernah lupa menghias di wajah nya. Alexi adalah seorang model jadi tentu saja wanita itu tau bagaimana mempercantik dirinya. bahkan sudah 5 bulan mengandung namun tubuh nya tak seperti orang yang seang hamil, hanya sedikit menonjol saja. setelah Niko memakirkan mobilnya di depan Alexi , wanita itu pun langsung masuk ke dalam dan tak lupa menutup pintu mobil Niko. "Sayang.." ucap Alexi dengan suara manja nya dan tak lupa wanita itu mengecup bibir NIko. "kita jalan?" "iya ..." ucap Alexi penuh semangat seolah energi nya sudah terisi DI perjalanan ALexi tak henti hentinya menggelenjot di samping tubuh Niko, bahkan tangan nya sangat aktif menggeriliya. "jangan nakal Al" ucap Niko "emang kenapa? nggak boleh?" "aku lagi nyetir kan nggak lucu kalau aku terkam kamu" "mobil kamu kan bisa jalan sendiri, untuk apa beli mobil mahal mahal tapi tak digunain sesuai fungsi" "Hm" "kamu udah bosan ya sama aku?" "nggak, udah ya jangan ngajak berantem kamu bilang mau makan sushi kan?" "hm" dehem Alexi lalu wanita itu menjauhkan tubuh nya dari Niko. Tak berapa lama Niko sampai di restoran sushi yang biasa tempat mereka berdua ngedate. sebab Alexi sangat suka sushi. "jangan pesan yang mentah" peringat Niko "iya" . . . Tasya sudah berada dirumah wanita berusia 25 tahun itu sudah lelah menunggu kedatangan suami nya.. ia sampai rumah pukul 23.45 dengan di jemput pak Roni sang sopir. Saat ia masuk ia menemui bik Mirna yang sedang tertidur sambil duduk di sofa ruang tamu dan tak lupa TV yang menyala. Tasya mendekati Bik Mirna dan menepuk nya pelan pelan "bik.." panggil Tasya Bik Mirna menggeliat kan tubuh nya kekanan dan ke kiri. dan saat mata nya tertuju dengan Tasya ia segera bangkit dari tempat duduk nya. "NYONYA" pekik Bik Mirna "iya , bibik ngapain tidur disitu. sudah bosan dengan kamar nya?" selidik Tasya lalu wanita itu memilih duduk "bukan gitu nya, bibik nungguin nyonya. kan biasa nya nyonya pulang jam 9" "makasih ya bik" "iya, nyonya mau makan apa?" "nggak ah bik masih kenyang" bohong Tasya padahal wanita itu sangat lapar hanya saja ia tak ingin merepotkan Bik Mirna malam malam gini, apalagi bik Mirna baru saja sembuh. "bibik istirahat gih, kan baru sembuh" "iya nya.. makasih bibik permis" "iya bik" setelah kepergian Bik Mirna, Tasya kembali menyenderkan tubuhnya bantalan sofa nya. lalu mengambil Hp nya di saku celana sebelh kiri. ia melihat notif di HP nya barangkali saj pria yang berstatus suami nya itu sudah membalas atau tidak menelpn nya. . . . usia kehamilan Alexi sudah menginjak 7 Bulan, dan wanita itu masih dalam kondisi lajang belum dinikahkan oleh Niko. padahal ia sudah merengek tiap hari nya. sedangkan Niko ia masih sibuk dengan pekerjaan nya lalu kejutkan dengan kedatang mama nya Niko yang masuk tiba tiba tanpa mengetuk terlebih dahulu. "Niko..." panggil mama nya "iya ma?" sahut Niko "alexi sudah berapa bulan?" "7 bulan ma" :kamu nggak mau buat syukuran untuk anak kamu!! gila ya kamu " mau sih ma, tapi gimana bisa apa kata masyarakat jika aku menghamili nya di luar nikah. "mama tau , tapi kan ini penting. kenapa nggak tunangan dulu Niko" "maaf ma" ujar Niko ."yaudah kalau begitu kapan kamu ceraikan wanita itu?" "belom kepikiran" "belomm kepikiran ? NIko kamu bercanda sama mama !!" "ma.. bercerai bukan hal yang mudah.. " "siapa bilang?" "coba mama pikir emang mama mau bercerai sama papa?" "jangan bawa bawa papa sama mama NIKO !!" "ahhh sudahlah ma, aku pergi" pamit Niko saat semua hidangan sudah masuk ke dan jaga mulut tu, dan disitu lah sang mama bereaksi . . . TASYA's POV dari sore tadi aku menyibuk kan diri dengan menyiram kembang di taman. dan tiba tiba timbul ide untuk sekedar keluar rumah dan lagian mas NIko juga tak ada dirumha. aku pun segera bergegas ke kamar lalu mengambil dompet dan HP ku dan berllari menuju garasi mencari pak Roni sopir pribadi ku. "Pak Roni.." panggil ku "iya nya" jawab Pak roni setelah keluar dari dalam kamar nya , yang sengaja di khususkan untuk pak roni. "lagi apa pak?" "habis sholat nya" "oh.. pak boleh antar Tasya ke supermarket?" "boleh boleh nya, sebentar ya nya saya siapkan mobil dulu" "oke pak Tasya tunggu di luar." setelah dapat persetujuan dari pak Roni akupun segera keluar menunggu pak Roni. "nyonya.." "ahh iya bik" jawab ku "nyonya mau kemana?" "ke supermarket bik" "ohh hat hati ya nya" "siap bik" . . . Niko yang tadi nya marah sama mamnya, ia sekarang sedang berada di club biasa ia kunjungi jika stress dan tentu saja ada asisten pribadinya yang tak lain Yoga. "Gue pusing.. apa perlu aku menceraikan Tasya!!" ....... To be Continue
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN