pagi harinya
Tadi malam Niko memaksa Tasya untuk tidur bareng seranjang ,dan ia berjanji untuk tidak melakukan apa apa tapi nyatanya ia malah memeluk erat tubuh Tasya pagi nya.
dan seperti biasa Tasya terbangun terlebih dahulu. ia cepat cepat berangsur melepaskan tubuh nya dari eratan pelukkan Niko yang mencengkram nya begitu erat.
"aku gak akan pergi juga kali , kenapa harus sekuat ini sih " gumam tasya pelan
"aku tau" balas Niko dengan matanya yang masih tertutup
"eh, sudah bangun? " tanya Tasya menatap pria yang sedang memeluk erat tubuhnya itu
"hm, karna kamu" ucap pria itu dengan nada yang begitu lembut dan menatap tasya yang masih dalam peluk kan nya .
Tasya sungguh gugup di tatap seperti itu oleh Niko , ini pertama kali bagi nya di tatap oleh seorang pria begitu intim , mana di tempat tidur lagi .
Tasya menarik tubuh nya dari Niko dan berlalu ke kamar mandi , Niko yang melihatnya hanya tersenyum geli dengan sikap calon istri nya pagi hari ini yang menurutnya sangat menggemaskan.
tak berapa lama Tasya sudah selesai mandi dan berpakaian , gadis itu langsung keluar dari kamar mandi dan menemukan sang calon suami yang masih dengan handphone nya di atas ranjang , Tasya hanya melihatnya sekilas dan langsung berlalu ke kamar ganti untuk memilih pakaian sang calon suami yang sudah menjadi rutinitas nya sekarang , setelah itu di letak nya kembali di atas rak dekat lemari pakaian tempat yang biasa ia letakkan pakaian yang akan Niko kenakan .
setelah itu ia keluar dan lagi lagi ia masih menemukan Niko masih dengan Handphone nya di atas ranjang , Tasya tak ingin mengganggunya karnna itu ia memilih untuk keluar dari kamar namun baru beberapa ia melangkah keluar Niko sudah meneriakinnya .
"mau kemana !! "
"keluar" jawab tasya singkat tanpa menoleh ke Niko
NIko sungguh geram dengan sikap Tasya yang terlampau cuek dengannya .
ditariknya tangan Tasya dan membawanya kembali menuju ranjang mereka. dan membuat Tasya berada dalam kungkungan tubuh Niko yang berada di atas nya sekarang .. Tasya terdiam menatap Niko yang sekarang juga sedang menatap nya balik.
"kenapa ?" tanya Tasya gugup yang masih dilihat oleh Niko secara saksama dengan wajah nya yang datar .
"masih bisa nanya kenapa ?!!" geram NIiko
"apa aku buat masalah?" dipalingkannya wajahnya dari Niko
"Tatap mataku Tasya !! " ucapnya dingin
"kenapa ? tuan aku tanya tak mau jawab , aku kan bingung" gumam Tasya pelan dengan sedikit menatap Niko namun dipalingkannya lagi
"salah kamu terlalu banyak , susah untuk dijelaskan otak mu yang cetek ini tak akan mampu !! " sarkas nya dengan menjetik dahi Tasya lalu ia berlalu pergi ke kamar mandi meninggalkan Tasya yang masih terdiam dengan kelakuan sang calon suami yang benar benar di luar akal.
setelah Niko masuk ke kamar mandi Tasya langsung keluar dan kembali kekamarnya untuk mengganti baju sebab tadi di kamar Niko ia masih memakai bajunya yang tadi malam .
lalu wanita itu pergi ke dapur membantu bibi Mirna menyiapkan sarapan pagi , ya walaupun semua sudah di lakukan oleh Bi mirna dan para Maid namun Tasya masih tak enak jika hanya kongkang kongkang kaki di rumah Niko , karna ia tau ia masih belum menjadi istri sah Niko dan bisa saja Niko hanya mempermainkannya lalu membuangnya kan, jika pria itu sudah puas.
Bi Mirna yang terkejut dengan kedatangan calon nyoya pun dengan cepat medekat ke Tasya dan meminta gadis itu untuk duduk masin di meja makan dan membiarkan tugas dapur di lakukan oleh para Maid.
"Non duduk saja biar para maid yang bekerja ya " ucap bik mirna ke Tasya yang sudah siap dengan apronnya
"ahh bik Tasya bosan , Tasya mau bantu ya pleaseee" mohon Tasya dengan matanya yang bersinar
"nanti tuan marah jika lihat non Tasya disini"
"emang kenapa tuan marah ? kan saya hanya membantu bibik apa salah nya ? "
"Non kan sebentar lagi akan jadi nyonya jadi tidak pantas jika non berada di dapur sekarang" ujar bibik dengan nada nya yang sangat lembut berharap besar agar sang calon nyoya nya yang keras kepala ini dapat mengerti namun ia salah Tasya benar benar keras kepala ia masih bersikekuh membantu mereka dengan alasan bahwa ia masih belum menjadi nyoya yang sesungguhnya.
Niko yang baru datang dibuat pusing dengan sikap Tasya yang di kenalnya keras kepala wanita itu akan tetap melakukan apapun yang menurutnya benar , walaupun begitu pria itu juga sangat senang dan bangga melihat Tasya yang tak takut kotor atau terluka saat berada di dapur tak seperti mantan mantannya yang sang malas dan kebanyak tak mau jika berurusan dengan dapur .
"yasudahlah bik biarkan saja capek juga kalau mau dilarang keras kepala orangnya " ucap Niko yang menekankan kata keras kepala sambil melihar ke Tasya
"iya Tuan" jawab bik Mirna sambil membungkukkan tubuhnya pertanda hormat ketika sang tuan rumah kembali ke ruangannya dengan gelas air minum yang di genggam nya .
"tu kan bik dia gak marah , yaudah kita lanjut masaknya ya " ujar Tasya gembira
15 menit sudah mereka berkutat di dapur dan makanan sarapan pagi yang sederhana pun selesai dalam waktu singkat dengan bantuan Tasya tentunya .
setelah mereka menyajikan makannya di atas meja bibik meminta sang calon nyonya ini untuk mengajak calon suaminya sarapan bersama dengannya takut takut makanan nya dingin, Tasya yang mendapat perintah pun cepat cepat memanggil Niko keruangannya.
di depan ruang kerja Niko tak lupa Tasya mengetuk pintu terlebih dahulu takut takut menggangu Privasi Niko jika ia masuk tiba tiba , namun lama ia mengetuk tak ada tanda tanda Niko menyahut , mengingat kata bik Mirna jika makanan dingin tak enak dimakan Tasya pun nekat masuk kedalam ruangan NIko namun ketika ia masuk ia mendengar Niko yang sedang berbicara dengan orang lewat handphone , Tasya yang takut mengganggu dia pun menutup kembali pintunya , namun ketika ia akan menutup ia samar samar mendengar Niko berucap.
" buang dan hancur mereka semua yang mengganggu rencanaku!!" ucap niko dengan nada tinggi
........................................................................................
To be Continue Guys
alhamdulilllah udah episode 6 semoga kalian suka ya :)
mohon support Like dan Comment nya ya di cerita cerita ku ini
insyallah aku akan update tiap hari namun tidak janji :)
see you soon