bab 28

1503 Kata

Pagi di rumah kecil itu selalu dimulai dengan tangis Reno. Namun, akhir-akhir ini tangis itu terasa seperti alarm perang yang membangunkan Edward dan Celine dari tidur singkat mereka. Matahari belum sepenuhnya terbit ketika Celine sudah menimang bayinya, berusaha menenangkannya dengan bisikan lembut. Rambutnya terurai berantakan, wajahnya letih, tapi tatapan matanya penuh cinta yang tak tergoyahkan. Edward bangkit dari ranjang dengan kepala berat. Ia berjalan ke dapur, menyalakan kompor kecil untuk membuatkan s**u. Tangan kirinya masih gemetar, bukan karena lelah, melainkan karena rasa marah dan takut yang terus menghantuinya sejak kedatangan orang tuanya beberapa hari lalu. Setiap detik ia merasa seakan rumah itu diawasi, siap digeruduk kapan saja oleh kuasa besar keluarga Sinclair. Ket

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN