bab 29

1199 Kata

Langit Jakarta tampak muram pagi itu. Awan kelabu menggantung rendah, seolah-olah menyerap semua kegelisahan yang sedang berkecamuk di hati Edward dan Celine. Hari kedua sidang sudah menunggu. Rumah kecil mereka yang biasanya menjadi tempat perlindungan, pagi itu berubah seperti medan tempur. Reno menangis beberapa kali sepanjang malam, membuat Celine hampir tidak tidur. Edward juga gelisah, mondar-mandir di ruang tamu sambil menyiapkan berkas yang disusun Daniel. Di meja sederhana itu, tumpukan foto, video, catatan medis, dan testimoni tetangga berbaris rapi. Namun semua bukti itu terasa rapuh dibandingkan kekuatan keluarga Sinclair yang membawa nama besar, uang, dan pengaruh media. Celine berdiri di depan kaca kecil di kamar, mengenakan gamis sederhana berwarna biru muda. Wajahnya puca

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN