Matsuzaka Mirea Hana
Tidak memiliki ambisi berlebihan pada hidup yang dijalani dan pencapaiannya. Dia adalah sosok 167 sentimeter yang membawa dirinya mengalir begitu saja bersama takdir. Juga ketika takdir membawanya menjadi piñata busana untuk seorang actor kenamaan negeri Paman Sam.
Tunggu?
Mirea Hana?
Benar. Karena Hana memiliki darah murni negeri matahari terbit dari kedua orangtuanya. Keluarga mereka adalah imigran yang yang datang ke negeri itu. Kakek dan nenek Hana bermigrasi ke negeri itu bertahun lalu. Ayah dan ibu Hana lahir di negeri itu. Juga Hana.
California.
Hingar bingar persaingan industri hiburan. Hana jeli memanfaatkan keadaan itu. Dia menyelesaikan pendidikannya di sebuah sekolah khusus mode. Berpikir bahwa dia akan bekerja di sebuah butik ternama. Itu sudah cukup. Dia bukan gadis yang berpikir muluk. Orangtuanya selalu menekankan bahwa tidak perlu membuat keluarga berbangga, cukup bisa menjaga nama baik keluarga dan bertahan hidup dengan penuh perjuangan. Tidak ada seseorang dalam keluarga Matsuzaka yang memiliki ambisi melebihi batasannya.
Dan takdir membawa Hana menjadi stylish bagi seorang aktor kenamaan yang sedang naik daun bernama Aaron Daniel. Pemuda 27 tahun yang sangat ambisius dan terlihat sangat keras termasuk pada dirinya sendiri dan hidupnya.
Lalu apa yang membuat Aaron memilih Hana dari sekian banyak stylish yang mendaftarkan diri? Dua tahun lalu Aaron bilang dia memilih Hana karena mereka punya persamaan. Sama-sama orang asing di negeri itu sekalipun mereka adalah pemegang kewarganegaraan negeri itu. Aaron adalah pria keturunan Jepang dari pihak ayah. Bahkan wajah ayahnya mendominasi gen yang diturunkan pada Aaron. Aaron terlihat sangat Asia kecuali logat dan cara bicaranya.
Hana tidak akan bertanya apapun mengapa Aaron bisa sesukses sekarang di negeri itu. Aaron memiliki segalanya. Ketrampilan yang tidak banyak dimiliki oleh pria lain. Aaron berakting dengan sangat baik, dia menyanyi dengan baik, pandai memasak, menguasai beberapa cabang olahraga, mendesain sepatunya sendiri dan masih banyak lagi hal yang dimiliki Aaron sebagai seorang pribadi.
Hana berinteraksi secara profesional dengan Aaron bahkan sejak pertama dia menginjakkan kaki di kediaman Aaron. Mereka melangkah beriringan sebagai dua manusia yang membutuhkan. Aaron membutuhkan Hana untuk mengurusnya. Dan Hana membutuhkan pekerjaan sebagai kegiatannya.
Apakah mereka saling mengamati selama dua tahun itu? Mungkin Hana seperti itu. Tapi Aaron? Dia punya kehidupan yang bisa Hana lihat sehari-hari. Tapi tidak dengan Hana. Mungkin Aaron tidak akan pernah tertarik dengan kehidupan pekerjanya. Itu yang ada dalam pikiran Hana.
Tapi benarkah?
Hana dan Aaron, dari kacamata kalian...
***