*** Jay berjalan dengan langkah mantap di lorong hotel yang tenang, membawa sebuah kantong berisi baju baru untuk Queeny. Udara sejuk malam itu menyentuh wajahnya yang penuh harapan. Jay adalah seorang kepercayaan setia bagi keluarga Yusuf, dan kali ini tugasnya adalah memastikan Queeny tampil sempurna untuk acara makan malam yang akan datang. Saat pintu kamar Queeny terbuka, Jay disambut oleh suasana yang elegan. Lampu-lampu temaram menghiasi ruangan, dan aroma harum bunga-bunga segar mengisi udara. Queeny duduk di sofa berwarna krim, menatap ke arah jendela yang menampilkan pemandangan kota yang gemerlap. "Permisi, Bu Queeny," ucap Jay dengan sopan. "Pak Yusuf meminta saya untuk memberikan ini pada ibu." Queeny memalingkan wajahnya yang cantik, dan matanya memancarkan ketidakberdayaa

