Ia melihat Yusuf sedang berada di ruangan kerjanya dan terlihat begitu fokus di depan laptop. Queeny duduk di ruang tamu apartemennya, menatap kotak hadiah yang berada di atas meja. Dia telah menunggu dengan sabar selama beberapa jam untuk paket yang dikirim oleh kurir itu. Karena Queeny menunggu paket yang ia pesan beberapa waktu lalu. Namun, saat kotak itu akhirnya tiba, Queeny merasa sedikit aneh karena nama penerima di kotak tersebut adalah untuk suaminya, Yusuf. Saat Queeny akan membuka kotak itu, pintu apartemen terbuka dan Yusuf masuk ke dalam ruangan dengan terburu-buru. "Apa itu?" tanya Yusuf. Queeny tersenyum padanya, sambil menunjuk kotak yang berada di atas meja. "Oh, ini kiriman buat bapak dari kurir yang tadi datang," ujarnya sambil menunjuk kotak itu. Yusuf berjalan mend

