Naruto pov
Kecewa dan marah itulah yang kurasakan saat ini bagaimana tidak harusnya kan malam ini aku dan hinata bisa err... tahulah cuman berduaan (no negative thinking), eh ternyata hinata malah menerima ajakan sakura untuk tidur bersama tanpa meminta izin lagi hayoo siapa yang tidak kecewa jadinya dan terpaksa lah aku harus tidur dengan teme tak apalah daripada membuat gadis kecilku menangis, apapun akan ku lakukan termasuk tidur dengan si teme baka ini,mungkin kesabaran akan membuahkan hasil yang manis ya.
Flassback on
"jadi kamu menerima ajakan sakura untuk tidur bersama"tanyaku setelah kami mengurus semua urusan administrasi dan diperbolehkan untuk pulang
"Iya"jawab hinata dengan polosnya,oh kami sama kenapa aku punya istri polos banget ya mikir dulu kek jawabnya ini langsung cerocos aja nggak di filter lagi.
"Oh hinata kenapa kamu terima si aku kan ingin bersama mu malam ini bukan bersama teme"kesal naruto
"Gomen tapi aku tak bisa menolak permintaan sakura chan"jawabnya
"Ah sudahlah aku males ngebahas ini ayo kita pulang ! Lain kali minta izin dulu sama aku ya "ucapku sambil berlalu pergi meninggalkan hinata yang masih diam mematung di tempatnya
"Hinata cepat sedikit apa,aku mau istirahat"ucapku lagi setengah berteriak tetapi hinata malah tidak menjawab dan terpaksa aku harus menengok kebelakang dan alangkah terkejutnya, hinata malah menangis di tempatnya dan sontak membuat ku kaget dan langsung menghampirinya
"Hinata kamu kok menangis?apa aku kasar hinata,gomen hinata"ucap ku dan langsung memeluknya
"Gomen naruto aku tidak bermaksud membuat mu marah hiks..hiks"ya tuhan apa aku sudah membentaknya tadi jadi dia menangis sekencang ini
"Ya sudah lie,kamu berhenti nangis donk nanti cantiknya hilang"godaku sambil membelai rambut kepalanya pelan
"Ayo kita pulang aku udah laper nih kamu mau kan masakin aku"ucapku lagi yang dibalas dengan anggukan kecil hinata
Flasback off
Author pov
"Teme bisa geser dikit nggak sih"
"Temeee punya telinga nggak sih"teriak naruto sambil mendorong dorong tubuh sasuke
"Eih dobe bisa nggak sih kamu jangan teriak teriak terus,bisa bisa besok aku ke dokter THT untuk cek pendengaranku"ucap sasuke sambil menutup telinganya
"Makanya geser dong sempit tau teme"teriak naruto lagi dan berhasil mendapat satu tendangan keras dari sasuke dan membuat naruto jatuh tersungkur ke lantai
"Temeeee"teriak naruto murka
"Woy dobe kamu bisa nggak sih diam sensi banget sih hari ini ?"ucap sasuke sambil memberi tatapan killer kepada naruto
"ini semua salah istri mu teme,dapat ide dari mana dia tiba tiba mengajak hinata tidur bersama"geram naruto sambil mencoba berdiri
"Eeh bukanya salah kamu ya dobe siapa juga nyuruh ciuman di rs"jawab sasuke dengan nada mengejek
"Sialan kamu teme"ucap naruto sambil melemparkan bantal ke arah sasuke dan selanjutnya bisa di tebak terjadilah perang antara naruto dan sasuke
"Hihi kapan kita melaksanakan rencananya"tawa seorang wanita berambut indigo di luar sana sambil memperhatikan gerak gerik naruto dan sasuke di celah celah pintu
"Tunggu sampai mereka tidur hinata"jawab wanita yang berambut pink itu
"Oke sakura chan"jawab hinata dan hanya di balas dengan senyuman licik dari sakura
***********
"hem tangan kamu kok jadi besar ya"ucap naruto yang belum sepenuhnya sadar dari tidurnya,naruto tidak sadar kalau yang di peluknya bukanlah hinata
"Tangan kamu kenapa jadi kasar juga ya sakura"ucap sasuke yang malah mempererat pelukan naruto
"Tunggu sakura? apa jangan jangan"batin naruto yang mulai sadar dari tidurnya dan alangkah terkejutnya naruto kalau yang di peluknya lagi bukan hinata
"Aahhhhhh ngapain kamu teme meluk meluk aku"teriak naruto dan mengambil posisi duduknya
"tunggu kok badan ku jadi dingin ya"batin naruto dan langsung menyingkap selimutnya dan alangkah terkejutnya dia kalo dia sedang bertelanjang d**a"whatt kok aku kaya gini ya "batin naruto terus berpikir lalu dilihatnya sasuke yang juga sama dengannya
"Teme bangun,teme baka "ucap naruto sambil menggoyangkan badan sasuke
"Hm"ucap sasuke sambil mengucek ngucek matanya
"Coba liat badan kamu"ucap naruto sambil menunjuk ke badan sasuke,sasuke meliat ke arah badanya dan
"Dobeeee kamu apain aku malam tadi"teriak sasuke
"Eh aku nggak apa apain aku aja bingung kenapa jadi begini,kamu jangan salah paham dulu teme"kata naruto dengan muka yang panik luar biasa
*******
"Hahaha rasain mereka berdua baru tau rasanya di kerjain"tawa sakura di luar pintu naruto dan sasuke
"T..tapi kasihan naruto dan sasuke kun pasti mereka bertengkar habis ini"ucap hinata
"Nggak apa apa hinata malah itu rencananya"ucap sakura keras
"Sakura chan pelankan suaramu nanti mereka dengar"ucap hinata sambil menutup mulut sakura
"Ups...sorry hinata chan"kekeh sakura
Flasback on
"Hinata chan ayo masuk mereka sudah tidur"ucap sakura sambil mengendap endap masuk kamar naruto dan sasuke
"Hinata kamu buka baju naruto aku buka baju sasuke kun oke!"lanjut sakura yang sudah ada di samping ranjang sasuke
"Tapi sakura chan apa ini tidak berlebihan"
"Ya enggak lah hinata,ikut aja pokoknya"perintah sakura
"Tapi aku nggak pernah buka baju naruto kun"ucap hinata ragu
"Apa hinata kamu belum pernah jangan jangan kamu bel...."ucapan sakura terpotong karena mendapat tatapan tajam hinata seakan berkata "diam kamu kalau nggak mau berantakan rencana ini".
" tutup mata aja kalau begitu"ucap sakura takut
dan mereka pun menjalankan rencananya
Flasback off
"Oh kami sama tunjukanlah cara agar si teme ini tidak salah paham"ucap naruto sambil menadahkan tangannya seakan berdoa
"Nggak apa apa hinata malah itu rencananya"
"Sakura chan pelankan suaramu nanti mereka dengar"
"Ups...sorry hinata chan"
"Eh dobe kamu dengar nggak suara tadi"ucap sasuke
"Emang suara apa teme"ucap naruto penasaran
Sasuke pun menghela napas"emangnya kamu tidak dengar tadi"
"Enggak"
"Kayanya yang ngelakuin ini semua sakura dan hinata deh dobe, soalnya tadi aku dengar mereka menjalankan suatu rencana tapi aku tidak tau rencana apa itu"jelas sasuke
"Ooh kalau hinata yang membuat rencana kayanya nggak mungkin deh, palingan bini mu teme"ucap naruto sambil melipat tangannya ke dada
"Sialan kamu dobe ngajak berantem"
"Enggak ampun deh teme,ehm bagaimana kita membuat rencana juga agar mereka terkejut gitu teme"ucap naruto sambil menyipitkan matanya
"Emang apa rencananya,coba bisikin"ucap sasuke sambil mendekatkan telinganya ke arah naruto
"Begini teme....."terang naruto sedangkan sasuke hanya mangut mangut kepala
"Bagaimana deal"
"Sebernarnya aku jijk si dobe,tapi ehm...nggak papa deh"ucap sasuke mereka pun bersalaman berdua
************
"Naruto kun ayo makan,sasuke kun juga ya"ucap hinata sambil memperhatikan aneh kepada naruto dan sasuke
"Tumben mereka akur biasanya seperti anjing dan kucing"batin hinata sambil geleng geleng kepala
*
"Hinata chan kamu ngerasa aneh nggak sama mereka berdua"senggol sakura kepada hinata saat melihat naruto dan sasuke suap suapan di meja makan
"Dobe ku sayang sini aku suapin makannya"ucap sasuke sambil menyuapkan makanan ke naruto sedangkan dua wanita di hadapannya hanya bisa menganga dengan mulut tebuka akibat melihat kelakuan naruto dan sasuke
"Iya sini teme ku sayang"ucap naruto sambil memakan makanan yang di berikan sasuke
"Uhuuuk"batuk hinata saat mendengar kata naruto tadi
"Sakura chan mereka berdua kesambet apa ya, jadi suap suapan pakai kata sayang lagi"bisik hinata
"Iya hinata jijik aku dengarnya,apa jangan -jangan mereka malam tadi ,akhhh sasuke kun masih normal kecuali naruto hinata "bisik sakura lagi sambil memandang jijik ke arah mereka
"Eh sakura chan pikirannya jangan negativ dulu mungkin mereka kangen kan mereka lama tidak bertemu"bela hinata
"Tapi jujur ya hinata aku cemburu melihat mereka berdua, aku aja istrinya nggak pernah di suapin sasuke gitu kalau kamu hinata"ucap sakura
"Sama sakura chan aku aja nggak pernah gitu sama naruto kun"jawab hinata
"Yee rencana kita berhasil teme"bisik naruto sambil mengedipkan matanya
"Kita lanjutkan"bisik naruto lagi dan dibalas dengan anggukan oleh sasuke
" ehm....Dobe sayang abis ni kita mau kemana"tanya sasuke pada naruto
"Ehm bagaimana kalau kita jalan jalan"jawab naruto enteng
"jalan jalan"teriak sakura dan hinata bersamaan
"Emangnya kenapa kamu hinata chan cemburu ngeliat aku"ucap naruto dengan nada penekanan
"Eh itu.."ucap hinata gugup
"Ei yang cemburu itu siapa,cuman kalian nggak boleh pergi aja"ucap sakura memotong kata hinata
"Emangnya kenapa"kali ini sasuke lah yang bertanya
"Ehm..soalnya kalian mau dibilang gay jalan berdua"ucap sakura
Mereka pun semua terdiam menikmati pemikiran masing masing untuk beberapa saat dan
"Em ngomong-ngomong kalian mau honeymoon kemana"tanya sakura memecahkan keheningan
"Uhukkkk,kamu nanya apa sih sakura chan"tanya naruto dengan wajah merona sambil minum air pemberian hinata
"Emangnya salah ya kalian kan belum pernah honeymoon,jadi mau kemana kalian"tanya sakura lagi
"Kami belum merencanakan untuk honeymoon,jadi nggak tau mau kemana"jawab hinata
"Ehm..bagaimana kalau kalian ke swedia kan asik tuh"ucap sakura semangat
"Swedia???"tanya hinata dan naruto bersamaan
"Iya,tapi kami juga ikut,ya kan sasuke kun"ucap sakura sambil meminta izin pada sasuke
"Ikut??nggak,nggak boleh ikut kalian, mana ada orang mau honeymoon rombongan emangnya mau pariwisata"kata naruto kesal
"Please ya sasuke kita ikut aku mau jagain hinata dari kepala duren ini"pinta sakura sambil mengeluarkan puppy eyes
"Sial dia malah ngeluarin jurus andalannya maaf dobe"batin sasuke
"Iya kita ikut"ucap sasuke dan langsung mendapat tatapan horor naruto seakan berkata"teme baka awas nanti, aku hajar kamu nanti"
"Makasih ya sasuke kun"ucap sakura dan langsung memeluk sasuke
"Nggak kalian nggak boleh ikut"ucap naruto kesal yang malah mendapat juluran lidah dari sakura
"Jadi kita kapan berangkatnya"ucap hinata menangahi perang dingin itu
"Kita berangkatnya besok"ucap sakura enteng
"Apa besok???"kejut mereka serempak yang hanya mendapat tatapan bingung dari sakura
"Eh sial sebernarnya yang mau honeymoon ini siapa sih enak enaknya sakura ngatur sendiri nggak mau di bantah lagi"gumam naruto
**********
"kami pulang dulu ya hinata naruto jaaa"pamit sakura setelah mereka selesai makan tadi
"Jaaa sakura chan"balas hinata sambil melambaikan tangan
"Naruto kun kamu nggak kerja hari ini"tanya hinata bingung melihat kelakuan naruto yang hanya duduk duduk di sofa sedari tadi
"Nggak"jawab naruto singkat
"Kamu marah ya sama aku"tanya hinata
Seharusnya kamu udah tau hinata kalau aku marah batin naruto
"Nggak aku nggak marah"bohong naruto
"Ayolah naruto kun kamu nggak pandai berbohong"ucap hinata sambil mendekati naruto dan duduk disampingnya
"Iya aku marah sama kamu"ucap naruto sambil memajukan bibirnya
"Iya gomen kalau gitu"sesal hinata
"Ada syaratnya"kata naruto sambil tersenyum nakal
"Apa???"tanya hinata
"Kamu cium ini.."ucap naruto sambil meletakkan jarinya di bibir
"Tapi natuto kun aku nggak pernah emm"kata hinata putus
"Kalau nggak mau nggak papa,aku nggak mau bicara sama kamu"ucap naruto sambil menyilangkan tangannya di depan dada
"Emm baiklah tapi janji nggak marah lagi ya?"ucap hinata sambil mendekatkan wajahnya ke wajah naruto dan bertemulah sudah bibir mereka berdua awalnya hanya sebuah ciuman lembut dan penuh kasih sayang tapi lama kelamaan menjadi sebuah ciuman yang panas dan tanpa sengaja naruto mendorong badan hinata kebawah hingga posisinya naruto lah yang diatas
"Hinata aku mau bilang kalau malam ini..ahhkhhh"teriak sakura dengan mata melotot melihat kejadian yang dilihatnya
"Eh sakura chan mau apa kesini,bukanya udah pulang"ucap naruto malu karena kepergok untuk kedua kalinya oleh sakura sedangkan hinata dia hanya bisa menundukkan kepalanya
"Ehh iya aku cuma mau bilang kalau malam nanti aku akan tidur dengan hinata lagi jadi kita bisa berangkat bersama besok,jaaa naruto"jawab sakura yang sudah sadar dari lamunannya dan langsung meninggalkan naruto yang belum sempat menjawab perkataannya sakura.