Honeymoon

1039 Kata
"Naruto dan sasuke kun ayo bangun"ucap hinata sambil membangunkan naruto dan sasuke "Ehm iya hime ada apa"ucap naruto sambil mengusap matanya "Ehm...anu kita kan hari ini mau ke swedia jadi naruto kun harus bangun"ucap hinata sambil mengeret tubuh naruto untuk bangun "Baiklah tapi kamu harus ini dulu"ucap naruto sambil menunjuk ke arah bibirnya dan sontak membuat pipi hinata memerah "Ehm.apa kalian nggak lihat kalau masih ada aku disini kalau mau itu di swedia aja sana bebas"dehem sasuke saat melihat kelakuan naruto yang sedang menjahili hinata "Iya deh teme maaf"kekeh naruto sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal "Ya udah ayo naruto dan sasuke kun bangun nanti sakura chan bisa ngamuk"ucap hinata dan berlalu pergi "Ehm koper sudah,pasport sudah perlengkapan yang lain sudah...apa lagi ya yang kurang hinata?....hinata"senggol sakura saat melihat hinata,naruto,dan sasuke yang bengong melihat koper koper yang dibawa oleh sakura "Sialan sakura banyak banget kopernya tunggu ada 10 koper! kalau gini bagasi mobil bisa penuh lalu barang barang kami"batin naruto "Hey kenapa kalian pada bengong"ucap sakura sambil melambaikan tangannya di depan muka mereka. "Eh..itu sakura chan bagaimana kami mau meletakkan koper kami kalau kamu membawa koper sebegitu banyaknya"kesal naruto "ehm..kopernya kalian?di pangku aja ya"acuh sakura "Teme coba kamu urus istrimu ini teme kepala batu benar dia"bentak naruto sambil menatap ke arah sasuke "Biarin aja dobe nanti malah tambah sulit urusannya,ayo kita berangkat"ucap sasuke yang acuh saat melihat tatapan membunuh dari naruto dan berlenggang masuk ke mobil "Akan ku balas nanti kau sakura"batin naruto ***______******** "Apaaa" "Kenapa sakura chan? nggak papa kan kalau kami beda pesawatnya, kalian pakai aja pesawat jet yang satunya lagi soalnya kami mau jalan jalan dulu"jelas naruto "Nggak,nggak bisa nanti aku nggak bisa jagain hinata"kekueh sakura "Ayolah sakura chan aku kan suaminya hinata jadi bebas dong aku mau ngapain aja sama dia" "Nggak bisa aku tetap akan satu pesawat dengan kalian" "Sudahlah sakura kita berangkat dengan pesawat yang satunya lagi"ucap sasuke menengahi perdebatan antara naruto dan sakura sedangkan hinata hanya bisa geleng geleng kepala melihatnya. "Dah sakura chan kami duluan ya"ucap hinata sambil melambaikan tangan saat dirinya dan naruto sudah ada di pesawat jet pribadi milik uzumaki tersebut "Iya hinata daah tunggu aku ya"ucap sakura sambil menunggu pesawat jet yang satunya lagi datang "Sakura chan aku cuma mau bilang hati hati ya kalau kalau nggak jadi berangkat.....soalnya pesawatnya lagi ada perbaikan dan nggak tau kapan selesainya"ucap naruto sambil tersenyum sinis "Apa awas ya kau bakaaa"teriak sakura tetapi terlambat naruto dan hinata sudah diatas sana dan pergi meninggalkan sakura yang masih saja menggurutu "Sasuke kun bagaimana ini apa kita nggak jadi berangkatnya?"ucap sakura "Ehm..tunggu ku telepon dulu orang yang mekanis pesawatnya"terang sasuke dan memencet handphonenya mencari nomor yang dituju "Emang sasuke kun tau?"tanya sakura yang hanya dibalas anggukan oleh sasuke "Hallo" ".........' "Oh gitu ya,ya sudah kalau begitu kami akan pulang" "........." "Nggak papa" "......." Sasuke pun mematikan handphonenya dan menatap sakura "Apa kata dia?"tanya sakura,berharap kalau saja pesawatnya sudah selesai diperbaiki Sasuke pun menghela napas "Kata mekanisnya pesawatnya belum selesai mungkin 3 hari kedepan baru selesai"terang sasuke dan dapat dilihat jelas raut wajah kekecewaan dari sakura "Nggak apa apa kan sakura....ehm bagaimana kalau kita jalan jalan berdua mumpung sarada nggak ada"ajak sasuke dan mampu membuat muka sakura menjadi berbinar lagi "Bagaimana dengan koper koper ini"tanya sakura saat melihat koper kopernya "nanti aku minta asisten ku untuk mengantarkan kerumah...ayo"kata sasuke "Ayo"ucap sakura semangat sambil menggandeng tangan sasuke *********___________************** "Naruto kun kita mau kemana?"tanya hinata karena sedari mereka datang tadi naruto sudah memasangkan penutup mata yang membuat hinata tidak bisa melihat apa apa "Sedikit lagi hime...nah sudah sampai"ucap naruto sambil melepaskan ikatan mata hinata "Ahhh ini kan tebing moher,apa kita di irlandia naruto kun?"ucap hinata sambil mengejap kan matanya takjub akan pemandangan yang dilihatnya tebing yang tinggi dan didepannya terdapat hamparan lautan yang sangat luas dan mampu membuat siapa saja berdecak kagum akan keindahannya "Iya hime kita di irlandia..aku memutuskan untuk honeymoon diirlandia saja"ucap naruto sambil memeluk hinata dari belakang "Tapi sakura chan bagaimana?"tanya hinata sambil membalikkan badanya menghadap naruto "Kamu tenang aja dia kan bisa honeymoon dengan teme..sudah ah jangan mikirin dia yang jelas kita di sini cuma berdua dan nggak ada yang menggangu"jelas naruto sambil tersenyum misterius "Pasti sekarang sakura menangis di pojokan kamar tidur,soalnya nggak bisa berangkat ha..ha...ha"batin naruto "Makasih ya naruto kun sudah mempersiapkan semua ini"ucap hinata dan memeluk tubuh naruto erat "Iya hime apa sih yang nggak buat istriku yang cantik ini....aww"ucap naruto dan mendapat satu cubitan dari hinata dipinggangnya *******__________********** "Naruto kun mau mandi dulu?"tanya hinata,setelah mereka pulang dari tebing moher tadi mereka memutuskan untuk menginap di hotel dan memilih kamar yang pemandangannya langsung menghadap ke laut "Kamu aja...ehm dandan yang cantik ya hime"ucap naruto gugup sambil menatap hinata dan mendapat tatapan bingung dari hinata dan berlalu pergi Setelah sekitar 15 menit kemudian hinata pun keluar dari kamar mandi dan menemukan sebuah gaun panjang hitam tanpa lengan dan belahan paha yang agak tinggi dan dibagian pingganya bertaburan swaroski yang menampilkan kesan elegan dan sexy "Untuk istri ku tercinta temui aku di pinggir pantai..tapi jangan lupa pakai gaunnya"kata di surat itu yang terletak di atas gaunnya Melihat tulisan itu hinata pun bergegas memakai gaunnya dan pergi ke mana surat itu perintahkan *****__________********* "Naruto kun mana ya"tanya hinata saat dirinya sudah sampai dipinggiran pantai tetapi nihil disana hanya kegelapan yang muncul tanpa seorang pun disana hingga terdengarlah suara musik A THOUSAND YEAR dan dalam sekejap muncullah lilin berbentuk hati yang melingkar mengelilingi hinata dan dari jauh terlihat seorang laki laki sedang menghampirinya dengan tuxedo putih yang menambah kesan tampan pada dirinya "Naruto kun"ucap hinata sambil memengang mulut dengan kedua tangannya sedangkan naruto terus mendekati hinata Dan sampailah sudah naruto di depan hinata sambil bertekuk lutut di hadapan hinata dan mengeluarkan sebuah kotak yang berisi cincin berlian yang indah "Hinata aku memang bukan laki laki yang romantis atau sempurna,aku adalah laki laki yang mempunyai banyak kekurangan tapi maukah kamu menjadi bagian dalam hidupku menemani diriku sampai menutup mata dan menjadi ibu dari anak anak aku nanti"ucap naruto tulus dan hinata hanya bisa menganggukkan kepala sambil menahan tangis bahagianya "I-iya naruto kun aku mau"ucap hinata lalu naruto pun memasukkan sebuah cincin ke tangan mungil hinata dan menciumnya lalu mereka berpelukan sangat erat di bawah cahaya lilin yang mengelilingi tubuh mereka "Aisiteru hime" "Aisiteru too naruto kun"
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN