Naruto pov
aku mengetokkan pulpen di hadapan ku berkali kali,semua dokumen dokumen yang harus aku tanda tangani semuannya terbengkalai yahhh bagaimana tidak??ini adalah 2 bulan dari kedatangan toneri dan itu mengubah segalanya!! Mulai dari hinata yang selalu perhatian dengan toneri dan mulai mengacuhkanku..hubunganku dengan hinata memang masih baik baik saja tapi aku tak bisa pungkiri ada sedikit perasaan marah,kecewa,dan merasa kalau hinata mulai dari berpaling dariku akkhhh jangan hinata adalah is mine
Belum lagi tatapan toneri ke hinata,oh siapa pun tau kalau itu tatapan cinta dan payahnya lagi istriku tidak peka dengan itu..
"Tuan uzumaki maaf ada istri tuan"ucap sekretarisku
"Suruh dia masuk"ucap ku dingin,dingin?ya aku bukannya seorang yang arogan dan sombong tapi ayolah kalau aku tidak begitu bisa dipastikan banyak wanita yang menghampiri ku dan aku tidak mau tentunya.
"Ehm..naruto kun apa aku menganggu?"tanya hinata
"Tidak hime sini kamu bawain aku makan siang ya ?"tanya ku sambil memperhatikan sebuah box kecil yang dibawa hinata
"Iya ini"jawab hinata dan aku mulai mengambil box makanan yang ada di tangannya
"Hime kita makan bareng ya?"ucap ku sambil menarik tangan hinata dan duduk di sofa
"Ehm baiklah"jawab hinata sambil membuka box makanan yang dibawanya
"Tapi suapin aku ya?"tanya ku sambil mengedipkan sebelah mata dan membuat muka hinata bersemu merah oh aku suka dengan mukanya yang begitu
"Naruto kun ini,buka mulutnya aaaa" ucap hinata sambil menyuapkan sesuatu ke mulutku dan tentunya aku tidak menolaknya
"Hime bagaimana kalau habis ini kita jalan jalan ?"tanya ku sambil mengunyah makanan
"Ehm anu....naruto kun aku ada janji dengan toneri menemani dia ke rumah sakit soalnya neneknya sakit boleh ya??"tanya hinata
"Nggak boleh hime"ucap ku dingin jujur hal ini lah yang membuatku kesal dengan hinata dia lebih mementingkan toneri di bandingkan ku dan hello!! toneri itu kan bukan anak tk yang kemana mana harus ditemani dia itu sudah besar
"Tapi naruto kun,sebentar saja"ucap hinata sambil menegeluarkan puppy eyesnya jurus andalan hime,kalau begini aku bisa apa
"Baiklah tapi jangan lama ya hime"ucap ku
"Ehm.....aku janji tidak akan lama,aku pergi ya naruto kun"ucap hinata sambil berdiri tapi ku tarik tangannya hingga dia menoleh kepadaku dengan tatapan ada apa
"Kan aku udah meizinin kamu pergi masa nggak ada hadiahnya"ucap ku sambil menyeringai
"Hadiah...ehm...oh nanti aku beliin deh"ucap hinata aduh istriku ini memang tidak peka
"Bukan itu tapi ini"ucap ku sambil menarik hinata hingga bibir ku dan hinata bersentuhan cuma ciuman biasa tidak lebih karena aku tau kalau ini kantor,apa kata orang nanti?
"Sudah sana,jangan lama ya hime love you"ucap ku sambil memeluknya
"Iya love you too naruto kun"ucap hinata dan pergi meninggalkan diriku
"Ah hime yang polos dia bahkan tidak tau kalau toneri mencintainya...tapi aku percaya sekeras apa pun toneri berusaha mengambil hinata dari sisiku tapi aku tetap percaya kepada hinata bahwa dia tidak akan menghiyanatiku"bathin ku
Author pov
Sesampainya hinata di depan kantor naruto,toneri pun datang dan langsung membukakan pintu untuk hinata
"Akh maaf ya toneri aku terlambat soalnya tadi ngantar makanan untuk naruto kun"ucap hinata saat sudah didalam mobil toneri
"nggak apa apa,ehm..hinata kamu manggil aku kenapa nggak pakai kun nya" tanya toneri dan membuat hinata terkejut bukan apa apa memakai suffix kun bagi hinata adalah seseorang yang sangat spesial dalam hidupnya sedangkan toneri tidak sama sekali!!
"Ehm gomen toneri..tapi aku nggak bisa soalnya suffix kun itu untuk orang yang spesial dalam hidupku "jawab hinata jujur
"Jadi aku tidak spesial dalam hidup mu?"tanya toneri dengan raut wajah kecewa dan membuat hinata tidak tega melihatnya
"Gomen"ucap hinata
"Nggak apa apa kok,tapi aku yakin suatu saat nanti aku akan menjadi orang yang spesial di hatimu hinata"ucap toneri sambil tersenyum ke arah hinata
**********
"Teme kamu tau gak detektif yang ahli mengintai seseorang?"tanya naruto ke sasuke saat sasuke memasuki ruangannya
"Detektif ? Ngintai siapa dobe?"tanya sasuke penasaran
"Untuk ngintai hinata dan toneri....awww teme"jawab naruto jujur dan mendapat satu jitakan di kepala dari sasuke
"Gila ya kamu dobe,Buat apa kamu ngintai hinata,apa kamu nggak percaya dia?"tanya sasuke
"Bukannya aku nggak percaya tapi aku cuma ingin ada yang mengawasin hinata saat sama toneri"terang naruto dan mendapat anggukan dari sasuke
"Kenapa nggak nyewa pengawal aja dobe,kan lebih praktis dari pada detektif?"tanya sasuke temannya ini memang bodoh atau apa sih pikir naruto
"Justru itu kalau aku pakai pengawal hinata akan marah sama akudan nolak mentah mentah"ucap naruto "kamu tau nggak teme?"
"Kalau detektif sih aku tau,nanti aku beri alamatnya"jawab sasuke dan pergi meninggalkan naruto
"Sendiri lagi..oh sendiri lagi tak ada yang menemani diriku disini"bathin naruto besenandung
****************
Mulai dari tadi naruto tak henti hentinya mondar mandir di depan pintu bagaimana tidak kalau sedari tadi hinata tidak pulang pulang dan memberi kabar sedikit pun dan lihat sekarang jam sudah menunjukkan angka 10.30!! dan hinata tidak pulang pulang dan akhirnya naruto pun memutuskan untuk duduk di sofa sambil menunggu hinata
Tok...tok...tok....
"Apa itu apa itu hantu ?,akh bukan mungkin itu hinata"bathin naruto dan mulai membuka pintu
"Ehm..hai..naruto ini aku bawa hinata tadi dia ketiduran" ucap toneri sambil membopong badan hinata dan lihat dia memeluk pinggang hinata dengan posesif dan hinata tidak menolaknya sama sekali baka kau naruto bagaimana mau ditolak hinata kalau hinatanya sedang tertidur
"Oh sini,dan kamu sebaiknya pulang!!"bentak naruto ke toneri
"Santai aja nggak usah kaya gitu,oh ya aku cuma mau ngingetin hati hati"ucap toneri sambil menyeringai licik dan membuat naruto muak
"Tenang aku bakal sangat hati hati karena hinata akan jadi milikku,dan selamanya milikku!!"ucap naruto dengan penekanan di milikku
"Kita lihat saja nanti"ucap toneri sambil berlalu pergi
********